Breaking News:

Berita Regional

Ibu dan Anak Tak Mau Keluar Kamar sejak Ayah Meninggal, Bau Menyengat Tercium hingga Depan Rumah

Pasalnya, mereka makan, tidur, buang air besar (BAB), dan buang air kecil (BAK), di kamar itu.

KOMPAS.COM/DANI JULIUS
Heri (63), warga Dlaban, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Heri menceritakan, warga sekitar membantu sebisanya seorang ibu dan anak yang kesulitan sejak ditinggal mati salah satu anggota keluarganya. 

TRIBUNJATENG.COM, KULON PROGO - Ibu dan anak hidup berkubang dengan sampah dan kotorannya sendiri di Pedukuhan Dlaban, Kalurahan (desa) Sentolo, Kapanewon (kecamatan) Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Keduanya diyakini penyandang disabilitas.

Warga mengenal mereka sebagai Bu Kadi (60 tahun) dan anak bernama Fitri (19).

Timnas U19 Indonesia Kalahkan Macedonia, Jack Brown Bayar Lunas Kepercayaan Shin Tae-yong

Miliki 4 Kakak, Nia Ramadhani Beberkan Silsilah Keluarganya

Cerita Ervan Remaja Sragen Terpisah 11 Tahun dengan Keluarga Saat di Jakarta, Akhirnya Bertemu Ayah

Heboh Lintang Kemukus Bersinar Terang di Langit Foto-fotonya Dibagikan Netizen

Keduanya hidup dalam sebuah rumah dinding bata di tengah pedukuhan, tidak jauh dari para tetangga.

"Kemungkinan besar keduanya difabel, tapi kami masih memastikan dengan pemeriksaan berikutnya bersama Puskesmas," kata Pekerja Sosial Fungsional dari Dina Sosial Kulon Progo, Noviana Rahmawati via telepon, Jumat (9/10/2020).

Bu Kadi, kata Novi, dalam pemeriksaan awal tampak menderita gangguan pengelihatan.

Fitri mengalami kesulitan komunikasi dengan orang lain.

Ia hanya diam saja.

Ibu dan anaknya dalam kehidupan yang serba sulit untuk mengurus diri sendiri.

Kondisi rumah secara umum sangat kotor dan berdebu, ruang tamu hingga dapur.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved