Breaking News:

Berita Ungaran

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Semarang Minta Timses Tak Berebut Lokasi APK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang meminta tim sukses pasangan calon kepala daerah tidak berebut lokasi dalam pemasangan alat peraga

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang meminta tim sukses pasangan calon kepala daerah tidak berebut lokasi dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK).

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan, APK yang difasilitasi KPU telah diserahkan kepada tim kampanye paslon nomor urut 1 Bintang Narasasi-Gunawan Wibisono (Bison) dan paslon 2, Ngesti Nugraha-M Basari (Ngebas).

Ia mengatakan, masing-masing paslon mendapat lima baliho, 20 umbul-umbul per kecamatan, dan dua spanduk untuk dipasang pada setiap desa/kelurahan.

Totalmya, sebut dia, masing-masing paslon menerima 855 APK yang difasilitasi KPU.

Sementara mengenai lokasi pemasangan APK, Maskup menjelaskan, hal itu sudah diatur dalam Keputusan KPU Kabupaten Semarang Nomor: 708/PL.02.4-Kpt/3322/KPU-Kab/IX/2020 tentang Penetapan lokasi pemasangan APK dan tempat pertemuan terbatas, tatap muka serta dialog Pilbup Semarang 2020.

Berdasarkan peraturan itu, APK wajib dipasang berdiri sendiri tidak boleh menempel pohon, tiang listrik, maupun tiang telepon.

“Kami berharap APK yang telah diterima untuk segera dipasang. Namun demikian, jangan sampai melanggar ketentuan yang ada. Selain itu, jangan sampai rebutan lokasi dan tidak kalah penting tidak di tempat yang dilarang,” jelas dia.

Dikatakannya, setelah APK dipasang, masing-masing tim kampanye wajib melapor ke KPU agar memudahkan monitoring petugas Bawaslu Kabupaten Semarang. Hal tersebut perlu dijadikan pedoman dan dipatuhi agar tahapan Pilbup Semarang 2020 tidak menjadi persoalan serius di kemudian hari.

"Jangan sampai perbedaan pilihan dalam Pilbup Semarang 2020 menyebabkan perpecahan atau sengketa," ujarnya.

Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Semarang mendorong pemerintah setempat menerbitkan peraturan bupati meyangkut lokasi kampanye dan pemasangan APK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved