Breaking News:

Berita Ungaran

Kembangkan Kampung Kopi Banaran, PTPN IX Gandeng Kompas Gramedia

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX menggandeng Kompas Gramedia melalui anak perusahaan PT Dyandra Promosindo.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Direktur PTPN IX Tio Handoko bersama Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh saat melakukan penandatangan kerjasama MoU di Banaran Sky View, Kabupaten Semarang, Kamis (15/10/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN-Dalam upaya pengembangan bisnis perusahaan terutama pada sektor pariwisata Kampung Kopi Banaran PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX menggandeng Kompas Gramedia melalui anak perusahaan PT  Dyandra Promosindo.

Direktur Utama PTPN IIII (Persero) M. Abdul Ghani seusai seremonial penandatanganan kerjasama mengatakan sejak berdiri sekitar tahun 2007 dirasa perlu adanya inovasi dalam rangka peningkatan nilai jual potensi wisata.

"Atas dasar itu kami mengundang PT Dyandra Promosindo untuk berkolaborasi supaya jumlah pengunjung dapat meningkat. Sehingga ditengah pandemi ini perekonomian dapat meningkat. Kami juga membuka kesempatan mengembangkan aset PTPN pada daerah lain," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Banaran Sky View, Kabupaten Semarang, Kamis (15/10/2020).

Menurut Ghani, PT Dyandra dipilih karena memiliki jaringan yang sangat luas terutama melalui sektor perusahaan media Kompas Gramedia.

Ia menambahkan, persoalan bisnis pariwisata dinilai tidak hanya menyangkut infrastruktur saran dan prasarana tetapi juga terkait dengan jaringan promosi publikasi.

"Dan kami yakin sejak berdiri hampir 50 tahun lebih Kompas Gramedia memiliki keahlian pada bidang marketing, branding, sponsor dan kami yakin kedepan bakal lebih hidup. Karena jika dikelola PTPN kami tidak memiliki keahlian itu, kami dididik sebagai perencana bukan layanan," katanya

Direktur PTPN IX Tio Handoko mengungkapkan berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan PT Dyandra dianggap memiliki kompetensi dan bakal menjadi nilai tambah korporasi PTPN.

Handoko menjelaskan, beberapa rencana yang telah dipetakan antara lain menjadikan Kampung Kopi Banaran sebagai pusat wisata edukasi dan bisnis dengan konsep lebih modern.

"Ini momennya berkolaborasi karena setelah dilakukan mapping konsepnya juga jelas. Dengan portofolio bisnis yang sangat besar dari almarhum Jacob Oetama menjadi kartu garansi kami," ujarnya

Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh mengaku dalam pengembangan Kampung Kopi Banaran mengusung semangat kolaborasi tumbuh bersama.

Hendra menekankan, diluar itu pangsa pasar Indonesia kedepan ialah para kaum millenial. Berdasarkan data bonus demografi terdapat sekitar 27 persen anak muda yang sangat mendominasi pertumbuhan.

"Sehingga sarana prasarana harus bisa diterima millenial. Maka kami akan mencoba membuat Kampung Kopi Banaran lebih modern, entertaining, edukasi dan memudahkan," jelasnya

Selanjutnya, terkait komoditas utama kopi dengan kehadiran PT Dyandra Promosindo berkomitmen mendorong nilai tambah baik dari sisi pariwisata maupun komoditas kopinya.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved