Breaking News:

Berita Demak

Bawaslu Demak Ingatkan Paslon dan Parpol: Jangan Sembarangan Menerima Sumbangan

Bawaslu Demak ingatkan pasangan calon peserta Pilbup 2020 dan gabungan parpol untuk tidak sembarangan menerima sumbagan,

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Demak ingatkan pasangan calon peserta Pilbup 2020 dan gabungan partai politik untuk tidak sembarangan menerima sumbagan, terutama menerima sumbangan dari pihak yang dilarang UU Nomor 10 Tahun 2016.

Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh mengatakan, dalam aturan tersebut parpol, gabungan parpol, paslon dilarang menerima bantuan dari negara asing, lembaga swasta asing, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asing, WNA, penyumbang tidak jelas identitasnya.

Juga dari pemerintah dan pemerintah daerah, BUMN, BUMD, BUMDes atau sebutan lain.

"Nah, apabila ada yang menerima sumbangan itu, maka wajib melaporkannya ke KPU paling lambat 14 hari setelah masa kampanye berakhir dan menyerahkan sumbangan itu ke kas negara," terangnya kepada Tribunjateng.com, Jumat, (16/10/2020).

Sementara itu, kata dia, bagi parpol yang melanggar dikenai sanksi pembatalan paslon yang diusulkan.

Bagi paslon, pembatalan paslon.

"Di samping itu, ada sanksi ancaman pidana. Setiap orang yang dengan sengaja menerima dan memberi dana kampanye kepada pihak yang dilarang, ancaman pidana penjara paling singkat 4 bulan paling lama 24 bulan. Denda paling sedikit Rp200 juta paling banyak Rp1 Miliar," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved