Breaking News:

Berita Demak

Ada 86 Pengawas Partisipatif, Bawaslu Demak: Itu Bentuk Kepedulian Masyarakat

Selain terdapat 42 Panwascam dan 249 Panwaslu desa/kelurahan, Pilbup Demak 2020 juga terdapat 86 pengawas partisipatif.

Tribun Jateng/Yunan Setiawan
Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh saat ditemui Tribunjateng.com. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Selain terdapat 42 Panwascam dan 249 Panwaslu desa atau kelurahan, pada Pilbup Demak 2020 juga terdapat 86 pengawas partisipatif.

Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh mengatakan, pengawas partisipatif tersebut rata-rata anak muda atau generasi milenial. Keberadaan mereka merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemilu.

"Mereka bisa memberikan informasi kepada Bawaslu dan jajarannya. Ada kegiatan kampanye yang patut diduga melakukan pelanggaran, mereka bisa melaporkan itu," ujarnya.

Dengan adanya pengawas partsipatif, kata dia, partisipasi masyarakat terhadap pemilu tidak hanya dengan menggunakan hak suaranya, tetapi juga turut mengawasi proses pemilu.

Terkait 86 pengawas partisipatif, Khoirul menerangkan bahwa mereka sudah dibekali oleh Bawaslu.

"Mereka sudah mengikut sekolah kader pengawas partisipatif yang dibuka Bawaslu. Kami bekali modul dan sebagainya terkait pengawasan terkait pemilu dan pemilihan. Mereka sudah mendapatkan sertifikat dan dinyatakan lulus sebagai pengawas partisipatif," terangnya.

Kendati sudah terdapat 86 pengawas, Khoirul berharap tidak berhenti 86 itu saja, ada lebih banyak lagi.

"Harapannya potensi terjadinya pelanggaran semakin kecil. Kami mengetuk hati masyarakat Demak, khususnya generasi milenial, bahwa peran sertanya dibutuhkan," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved