Breaking News:

Berita Semarang

BREAKING NEWS: Tim Gabungan Kejagung Geledah Dua Lokasi di Kota Semarang Terkait Kasus Jiwasraya

Tim gabungan dari Kejagung, Kejati Jawa Tengah dan Kejari Kota Semarang lakukan penggeledahan di dua lokasi di Semarang.

Istimewa
Tim gabungan dari Kejagung, Kejati Jawa Tengah dan Kejari Kota Semarang melakukan penggeledahan kantor PT Himalaya Energi Perkasa, di Kampung Perbalan, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (17/10/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejati Jawa Tengah dan Kejari Kota Semarang melakukan penggeledahan di dua lokasi di Kota Semarang, Sabtu (17/10/2020) sore.

Penggeledahan dilakukan terkait kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dan tindak pidan

Tim gabungan dari Kejagung, Kejati Jawa Tengah dan Kejari Kota Semarang melakukan penggeledahan kantor PT Himalaya Energi Perkasa, di Kampung Perbalan, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (17/10/2020).
Tim gabungan dari Kejagung, Kejati Jawa Tengah dan Kejari Kota Semarang melakukan penggeledahan kantor PT Himalaya Energi Perkasa, di Kampung Perbalan, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (17/10/2020). (Istimewa)

a pencucian uang (TPPU) pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya dengan tersangka Piter Rasiman.

Informasi yang diperoleh Tribun Jateng, penggeledahan dilakukan di kantor PT Himalaya Energi Perkasa yang terletak di jalan Soebagjono Tjondrokosoemo, kampung Perbalan RT 1 RW 8, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Penggeledahan kedua dilakukan di kantor PT Optima Daya Capital, yang juga terletak di jalan Soebagjono Tjondrokosoemo, kampung Perbalan RT 1 RW 8, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati.

"Iya (ada penggeledahan), tapi lebih jelasnya ke Asintel (Kejati Jateng) saja," kata Kajari Kota Semarang melalui Kasi Intel Kejari Kota Semarang, Subagio Gigih Wijaya, saat dikonfirmasi.

Tersangka Piter Rasiman merupakan Direktur Utama PT Himalaya Energi Perkasa. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung dalam skandal kasus Jiwasraya pada Senin (12/10/2020) kemarin.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono menerangkan, Piter diduga berafiliasi melakukan tindak pidana korupsi dengan terdakwa kasus Jiwasraya. Mereka ialah Joko Hartono Tirto dan Heru Hidayat.

"Adanya hubungan bersama melakukan tindak pidana korupsi dengan para tersangka atau terdakwa yang sudah disidangkan. Tersangka ini diduga melakukan kerjasama dengan terdakwa antara lain Joko Hartono Tirto dan Heru Hidayat," jelas Hari.

Dikatakannya, tersangka Piter Rasiman diduga membuat perusahaan untuk digunakan pengaturan investasi uang yang dilakukan oleh para terdakwa.

Hari mengatakan tersangka disangkakan melakukan tindak pidana Pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Kemudian disangkakan juga melanggar pasal pencucian uang atau TPPU yaitu Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat ke (1) KUHP. Pasal 4 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Saat ini, Dirut PT Himalaya Energi Perkasa itu telah ditahan Kejagung di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved