Breaking News:

Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Begini Cara Paslon Bison Siasati Kampanye Daring di Pilkada Kab Semarang 2020

Pandemi virus Corona (Covid-19) memaksa peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Semarang 2020 baik pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Bi

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Calon Bupati nomor urut 1 Bintang Narsasi didampingi Jubir Bison Mas'ud Ridwan saat menggelar dialog bersama media di Posko Pemenangan Ambarawa, Minggu (18/10/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pandemi virus Corona (Covid-19) memaksa peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Semarang 2020 baik pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Bintang Narsasi-Gunawan Wibisono (Bison) maupun nomor urut 2 Ngesti Nugraha-M Basari (Ngebas) mengurangi intensitas tatap muka.

Calon Bupati nomor urut 1 Bintang Narsasi mengaku bersama pasangannya Gunawan Wibisono saat ini tengah mengumpulkan sebanyak 1000 nomor ponsel menyiasati terbatasnya ruang bertatap muka.

"Menyikapi aturan kampanye lebih banyak daring kami dari Bison mencoba mengumpulkan nomor telepon warga Kabupaten Semarang.

Baca juga: Seorang Wanita Inggris Mengaku Diperkosa Menteri Uni Emirat Arab di Pulau Pribadi

Baca juga: Perempuan Muda Tewas di Kolam Renang Hotel Bali, Dikira WNA Ternyata Warga Lokal

Baca juga: Cerita Budi Pacar Wanita Tewas di Kamar Kos Semarang: Digigit Serangga Hingga Infeksi dan Melepuh

Baca juga: Syahnaz Sadiqah Ngaku Stres 15 Ekor Ular Ditemukan Kawasan Rumahnya, Ada Biawak Juga

Dan ini baru sebagian kecil 1000 nomor telah kami proses kerjakan," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Posko Bison Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (18/10/2020)

Menurut Bintang, kampanye langsung yang tidak diperkenankan serta dibatasi maksimal menghadirkan 50 orang dengan prosedur protokol kesehatan Covid-19 kurang maksimal.

Ia menambahkan, Paslon Bison tengah berusaha mengenalkan diri kepada calon pemilih melalui saluran online. Karenanya mengumpulkan nomor ponsel juga tidak mudah.

"Nomor ponsel itu untuk menyasar calon pemilih di luar para pemilih milenial yang selama ini belum akrab dengan penggunaan medsos terutama di pedesaan," katanya

Juru Bicara (Jubir) Paslon Bison Mas'ud Ridwan menyebut kampanye daring masih menjadi sesuatu yang baru sehingga membuat Paslon kaku.

"Bedanya dengan tatap muka itu lebih membuat calon pemilih mantap bicara langsung dengan orang. Tapi karena Covid semua jadi dibatasi, mulai prosedur, waktu dan tempat," ujarnya

Dikatakan Mas'ud, persoalan lain adalah status zona Corona beberapa wilayah sasaran lokasi kampanye seringkali berunah-ubah.

Terpisah Tim Pemenangan Paslon nomor urut 2 Ngebas Bondan Marutohening mengaku kampanye daring dinilai efektif karena seluruh anggota tim pemenangan telah melek teknologi.

"Untuk mengurangi tatap muka kami mengoptimalkan telekonference secara kontinyu bersama tim kampanye, relawan, laskar secara serentak dari 19 kecamatan," ucapnya

Bondan berujar, pola tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di antara kader pemenangan.

Sedangkan pertemuan tatap muka dilakukan secara terbatas sesuai arahan dari gugus tugas. (ris)

Baca juga: Deklarasikan Tolak Demo Anarkis di Kabupaten Tegal, Bupati Umi: Alhamdulillah Selama Ini Kondusif

Baca juga: Kursus Lisensi Kepelatihan B PSSI Digelar di Pati, Ini Kata Wabup Safin

Baca juga: Terapi Minyak Kayu Putih ke Santri Positif Covid-19 di Banyumas, Bupati: Ini Mempercepat Kesembuhan

Baca juga: Dermaga Apung Pantai Alam Indah Tegal Mulai Terpasang 30 Persen

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved