Berita Semarang
OJK Selenggarakan Program UMKM Bangkit! untuk Integrasikan Ekosistem Pengembangan UMKM
Berdasarkan data BPS dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng menunjukkan Jawa Tengah memiliki UMK 4.131.727 usaha.
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Berdasarkan data BPS dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menunjukkan Jawa Tengah memiliki Usaha Mikro Kecil (UMK) sebanyak 4.131.727 usaha. Dari jumlah tersebut, 51 persen mengalami kendala pemasaran, 25 persen mengalami kendala pembiayaan, 5 persen mengalami kendala bahan baku, dan 19 persen mengalami kendala lainnya.
Menanggapi kendala UMK di Jawa Tengah, Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Aman Santosa menyelenggarakan program “UMKM Bangkit!” di wilayah Jawa Tengah untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi serta mendorong kebangkitan UMKM di Jawa Tengah. Program ini juga dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Bulan Inklusi Keuangan 2020.
“Program “UMKM Bangkit!” ini ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh potensi ekonomi dan kelembagaan yang ada untuk mendorong kebangkitan UMKM di Jawa Tengah. Program ini juga untuk melengkapi program-program serupa yang telah dilakukan beberapa pihak selama ini,” ujar Aman dalam siaran pers tertulisnya, Senin, (19/10/2020).
Adapun potensi ekonomi dan kelembagaan tersebut antara lain keberadaan Industri Jasa Keuangan sebagai pendukung pembiayaan UMKM, keberadaan marketplace yang begitu marak yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemasaran produk UMKM, keberadaan instansi-instansi pembina UMKM seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan lain sebagainya, serta teknologi informasi termasuk teknologi sistem pembayaran yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung produktivitas kerja UMKM.
Sementara itu, program “UMKM Bangkit!” di Jawa Tengah dikembangkan dalam bentuk dukungan akses pembiayaan bagi UMKM, pelatihan pemasaran dan transaksi di marketplace, pelatihan pengelolaan keuangan bagi UMKM, pelatihan pengelolaan usaha dan produksi, pelatihan perizinan bagi UMKM, pengembangan platform digital “UMKM Bangkit!” yang mengintegrasikan seluruh informasi dan potensi pengembangan UMKM.
“Program ini telah dilakukan pada tanggal 15 dan 16 Oktober 2020 lalu dengan pelatihan pengelolaan keuangan dan pelatihan pemasaran secara online yang mengikutsertakan UMKM binaan Lembaga Jasa Keuangan dan Pemerintah Daerah,” paparnya.
Acara tersebut dikemas dalam bentuk seminar virtual yang menghadirkan narasumber diantaranya Kepala OJK Tegal, Ludy Arlianto, Pemimpin Wilayah XI PT Pegadaian, Mulyono, Area Manager Tokopedia, Aswin Wijaya, Direktur Keuangan PT Sidomuncul, Leonard, dan founder finansialku.com, Melvin Mumpuni.
Program “UMKM Bangkit!” lainnya juga akan memberikan pengetahuan yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi UMKM di masa pandemi dengan narasumber, antara lain Andy F. Noya, Bambang RSD Photography, Bank Jateng, BRI, Bank Indonesia dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo).
“Melalui program “UMKM Bangkit!” yang bertujuan untuk meningkatkan geliat ekonomi dan UMKM di Jawa Tengah, harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-ojk-regional-3-jateng-dan-di.jpg)