Berita Internasional

Wali Kota Ini Mundur Setelah Mengaku Lecehkan Banyak Perempuan dalam 30 Tahun Terakhir

Sang wali kota mengakui telah melecehkan banyak perempuan dalam 30 tahun terakhir.

Kompas.com/Istimewa
Wali Kota Kopenhagen, Denmark, Frank Jensen, ketika berpose di Balai Kota pada 24 Januari 2020. Dia mengumumkan mundur setelah mengaku melecehkan banyak perempuan dalam 30 tahun terakhir.(AFP PHOTO/THIBAULT SAVARY) 

TRIBUNJATENG.COM, KOPENHAGEN - Di Denmark, seorang wali kota mengumumkan pengunduran dirinya dan membuat sebuah pengakuan.

Sang wali kota mengakui telah melecehkan banyak perempuan dalam 30 tahun terakhir.

Wali Kota Kopenhagen Frank Jensen juga menyatakan bakal mengundurkan diri dari posisinya sebagai Wakil Ketua Partai Sosial Demokrat.

Baca juga: Pabrik Sepatu Adidas Dibangun di Pati, Akan Serap Belasan Ribu Pekerja

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Hamzah Haz Mantan Wapres Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Faktanya

Baca juga: Roy Marten Kagumi Tanamur, Diskotik No 1 di Asia Milik Ayah Atiqah Hasiholan

Baca juga: Terapi Minyak Kayu Putih ke Santri Positif Covid-19 di Banyumas, Bupati: Ini Mempercepat Kesembuhan

"Saya begitu senang selama 30 tahun di politik.

Sebagai individu, saya tak sejalan dengan Partai Sosial Demokrat," ujar Jensen.

Pada Minggu (18/10/2020), dia mengaku sudah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan dalam 30 tahun terakhir.

Dia meminta maaf kepada Maria Gudme, wanita yang dia lecehkan di pub Nyhavn pada 2012, atau perempuan yang dia serang saat jamuan Natal pada 2011.

Dilaporkan Russian Today Senin (19/10/2020), sang wali kota sudah menyatakan bakal bertahan di posisinya untuk membantu mengubah "kultur seksis di balai kota".

Tetapi, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen pada Senin mengatakan bahwa tuduhan terhadap Jensen adalah hal yang sangat serius.

Jensen kemudian berujar dia ingin menjadi "bagian positif" dari proses yang dimulai ketika gelombang kedua pergerakan MeToo terjadi.

"Saya ingin dari pembuat masalah menjadi pembuat solusi," kata dia, seraya berjanji bakal mengurangi konsumsi alkohol saat menghadiri acara.

Namun, semua partai di Perwakilan Rakyat Kopenhagen, terkecuali partai Jensen, mendesak agar dilakukan penyelidikan atas tuduhan itu.

Mereka juga memasukkan pelecehan seksual pada 2012 dan 2017 yang dilaporkan juga dilakukan Jensen, dilansir harian lokal Jyllands-Posten. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengaku Lecehkan Banyak Perempuan dalam 30 Tahun Terakhir, Wali Kota Denmark Ini Mundur"

Baca juga: Seorang Wanita Inggris Mengaku Diperkosa Menteri Uni Emirat Arab di Pulau Pribadi

Baca juga: Kasus PDAM Kudus, Terdakwa Sukma Minta Bantuan Cleaning Servis Jadi Penghubung Pegawai Kontrak

Baca juga: Rizieq Shihab Dikabarkan Pulang PA 212 Soloraya Gembira: Arab Saudi Masih Ada Semacam Lampu Merah

Baca juga: Pamit ke Sawah, Warga Pekalongan Ini Hilang

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved