Breaking News:

Berita Semarang

Warga Kampung Trangkil Baru Gunungpati Semarang Siap Pasang Badan Hadang Eksekusi Lahan

Ratusan warga Kampung Trangkil Baru, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang, siap mempertahankan dengan segala cara lahan yang mereka tempati s

Penulis: m zaenal arifin | Editor: muh radlis
IST
Suasana beberapa warga Kampung Trangkil Baru, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Semarang, saat kedatangan penyidik Polrestabes Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan warga Kampung Trangkil Baru, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang, siap mempertahankan dengan segala cara lahan yang mereka tempati sejak 2010.

Saat ini, warga merasa terancam kehilangan tempat tinggalnya karena adanya pihak lain yang mengklaim sebagai pemilik lahan.

Hanya saja, gugatan warga atas status lahan tersebut masih dalam proses banding di Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah.

Baca juga: Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Wakil Ketua DPRD Kab Pekalongan Meninggal Kecelakaan di Tol Sragen

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Hamzah Haz Mantan Wapres Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Faktanya

Baca juga: Mahasiswa Mengaku Dapat Ancaman Hingga Intimidasi dari Orang yang Mengaku dari DPRD Banyumas

Baca juga: BREAKING NEWS: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Meninggal karena Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi

"Kami siap pasang badan mempertahankan lahan tempat tinggal.

Jika ada ekskusi, warga juga sudah siap menghadang," kata perwakilan warga Kampung Trangkil Baru, Rosidi, Selasa (20/10/2020).

Mayoritas warga yang tinggal di Kampung Trangkil Baru merupakan warga yang dulunya tinggal di Jalan Tarupolo Raya, Kelurahan Gisikdrono, Semarang Barat.

Mereka digusur pada 2010 dan pindah ke Kampung Trangkil Baru yang dulunya masih berupa hutan.

Karena pengalaman masa lalu itu, warga tak ingin kembali digusur.

Terlebih, warga menempati lahan yang sekarang menjadi tempat tinggal dengan cara yang sah yaitu melalui proses jual beli.

"Kami membeli lahan kavling dari PKPRI (Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia--red) dan membangun rumah dengan biaya sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved