Khotbah Jumat
Khotbah Jumat Singkat, Adab Menjaga Lisan dan Tangan
Berikut materi Khotbah Jumat singkat dengan tema Adab Menjaga Lisan dan Tangan.
Penulis: Muhammad Khoiru Anas | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Berikut materi khotbah jumat singkat dengan tema Adab Menjaga Lisan dan Tangan.
Mendengarkan khotbah jumat dilakukan oleh muslim laki-laki yang menunaikan sholat jumat.
Satu di antara amalan bernilai pahala di hari Jumat ialah mendengarkan khotbah jumat.
Dengan menyimak khotbah, rasa keyakinan hingga ketakwaan kepada Allah SWT akan semakin berkembang.
Baca juga: Muslim Laki-laki Hari Jumat Bergegaslah ke Masjid, Datang Pertama Seperti Telah Berkurban Unta
Baca juga: Bacaan Sholawat Ya Badrotim dan Artinya
Baca juga: Bacaan Sholawat Allahul Kafi dan Artinya
Baca juga: Doa Berpakaian dan Memakai Baju Baru Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Simak materi khotbah jumat dengan tema Adab Menjaga Lisan dan Tangan yang ditulis oleh KH Dr Ahmad Daroji.
Materi khotbah jumat ini dikutip dari laman resmi Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah.
Khotbah I
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ
عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ. أَمَّا بَعْد
Jamaah Jumah Rohimakumullah
Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT bahwa sampai hari ini kita masih diparingi (diberikan) sehat wal afiat.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita sehingga sewaktu-waktu kapundut (meninggal dunia) kita betul-betul menjadi orang yang Islam (pasrah kepada Allah).
Kita tidak akan pernah tahu kapan kita kapundut, contoh sudah sangat banyak, antara lain:
Bahwa orang wafat tidak harus menjadi tua ataupun sakit terlebih dahulu.
Bisa nanti, besok, minggu depan atau bahkan tahun depan dan seterusnya.
Oleh karena itu kita harus selalu siap kapanpun Allah memanggil kita ke hadirat-Nya.
Jamaah Jumah Rohimakumullah
Pada dasarnya waktu sebenarnya sama saja.
Tetapi jika kita diingatkan oleh teman bahwa saat ini kita memasuki tahun perubahan, kita bingkai supaya menjadi lebih baik.
Produktivitas dan manfaat bagi orang lain harus lebih tinggi serta menjadi ahsanunnllah lebih baik daripada tahun kemarin.
Rasulullah SAW ngendiko (mengatakan), sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ath Thabrani, maksudnya sebagai berikut:
"Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, maka dialah yang beruntung, jika hari ini sama saja dengan hari kemarin maka rugilah kita, dan jika tahun ini lebih buruk dari tahun kemarin maka celakalah kita."
Oleh karena itu, mari kita perhatikan firman Allah SWT dalam Surat Al Hasyr ayat 59: 18.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ
Yaa ayyuhaa alladziina aamanuu ittaquu allaaha waltanzhur nafsun maa qaddamat lighadin waittaquu allaaha inna allaaha khabiirun bimaa tak maluuna.
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan."
Ayat di atas terdapat kata 'aamanu' satu kali dan 'ittaqullah' sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah pesan.
Pesan ini memiliki arti yang sangat penting yakni hendaknya kita mempersiapkan hari esok dengan lebih baik lagi.
Seawal mungkin kita merencanakan sesuatu untuk masa depan secara matang dan lebih produktif.
Saking (sangat) pentingnya pesan tersebut Allah SWT memerintahkan lagi 'wattaqullah' karena sungguh Allah Maha Tahu tentang apa yang akan terjadi pada diri kita nanti.
Jamaah Jumah Rohimakumullah.
Tahun 2020 ini sebagian dari kita menganggap bahwa kita telah memasuki tahun politik, padahal jika kita telaah kembali hakikatnya adalah sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Namun yang terpenting adalah tetap dalam bingkai bahwa tahun 2020 harus lebih baik dari tahun sebelumnya.
Politik tidak boleh merusak tatanan yang sudah mapan.
Kita mempunyai peran masing-masing dalam berpolitik, seperti menjadi pemilih, panitia, tim sukses, donatur, penyusun program, ataupun peran lain.
Pada intinya jadilah yang terbaik dalam peran masing-masing.
Namun jangan sampai apa yang kita lakukan justru menjadi kontra produktif alias merusak tatanan yang ada.
Politik, ekonomi, sosial, budaya adalah urusan keduniaan.
Rasulullah SAW sangat mengkhawatirkan terhadap kemiskinan lantaran kitalah yang dimungkinkan menjadi pemantik atau penyulut, pembisik, provokator, penceramah.
Bahkan khatib bisa saja mengaduk-aduk perasaan orang lain, hingga menjadikan rasa tidak senang terhadap pasangan calon lain.
Kita jaga supaya tidak terjadi 'black campaign' (kampanye hitam), apapun profesi kita mari kita berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga iklim sejuk dalam menghadapi Pilkada serentak di Jawa Tengah.
Jika kita sudah menjadi pemantik atau pembisik maka akan berakibat pada rasa saling benci dan hasud.
Jika rasa benci sudah menyelimuti diri kita, maka yang terjadi adalah tidak saling sapa (ngungkurke).
Semula kawan malah menjadi lawan, lupa bahwa sebelumnya kita pernah makan bareng dan tidur bersama.
Oleh karena itu, Rasul mewanti-wanti supaya sesama muslim jangan sampai merusak tali persaudaraan hanya karena berbeda pandangan ataupun persepsi.
Rasulullah mengingatkan:
الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
"Muslim adalah orang yang menyelamatkan kaum muslim lainnya dari lisan dan tangannya”.
Jamaah Jumah Rohimakumullah
Oleh karena itu, mari kita saling menjaga dan menahan diri supaya tercipta suasana menyejukkan dalam menyongsong Pilkada serentak di negeri kita tercinta ini.
Jangan jadikan tahun politik ini menjadi hubungan yang tidak harmonis di antara kita hanya karena berbeda partai ataupun pilihan.
Tugas kita bersama adalah senantiasa menjaga supaya di antara sesama muslim selamat dari lisan dengan tutur kata, ajakan, kampanye ataupun tulisan kita yang santun dan menyejukkan.
Di samping itu antarsesama muslim supaya tetap menjaga tangan kita, yakni tidak memaksakan kehendak karena kekuasaan atau amanah yang sedang kita emban saat ini.
Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa membimbing dan melindungi kita, kesatuan dan persatuan kita tetap terjaga dalam satu batang tubuh.
Jika mendapatkan nikmat semua akan turut menikmati dan jangan sampai menyakiti hati sesama, karena jika ada yang sakit maka kitapun juga akan merasakan sakit.
Demikian khotbah singkat ini, semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah kita sehingga tahun 2020 ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya.
Aamiin ya Rabbal aalamiin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ بِاْلُقْرءَانِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Khutbah 2
الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَاالَّذِيْنَ آمَنُوْاصَلُّوْاعَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ
اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِى دِينِنَا وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى
اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِى الأُمُورِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْىِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ ومَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن
وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Demikian materi khotbah jumat ini, semoga bermanfaat. (amk)
Baca juga: Sunnah Jumat Doa Memotong Kuku dan Cara Memotong Kuku bagi Muslim
Baca juga: 7 Amalan Sunnah Rasulullah SAW Sebelum Tidur dari Larangan Begadang hingga Baca Doa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-gubernur-jawa-tengah-taj-yasin-maimoen-memberikan-khotbah-iduladha-di-majid.jpg)