Breaking News:

Berita Batang

Pemkab Batang Terus Kembangkan Potensi Pertanian Bawang Putih

Hasil panen bawang putih di tiga kecamatan tersebut pada 2018 lalu bisa mencapai 4 ton per hektar

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Petani bawang putih di Kecamatan Bawang tengah menanam dan mengupas hasil panen, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kabupaten Batang terus mengembangkan potensi pertanian bawang putih.

Data dari Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, pada 2018 potensi bawang putih ada di tiga kecamatan.

Adapun Dispaperta memetakan luasan potensi pertanian bawang putih di Kecamatan Bawang mencapai 650 hektar.

Sedangkan di Kecamatan Blado mencapai 275 hektar, dan di Kecamatan Raban 75 hektar.

Hasil panen bawang putih di tiga kecamatan tersebut pada 2018 lalu bisa mencapai 4 ton per hektar.

Sementara pada 2019, Kebupaten Batang mendapat alokasi program pengembang kawasan bawang putih seluas 275 hektar.

Dari program terebut produksi tertinggi ada di Desa Pranten Kecamatan Bawang, dan Desa Gerlang Kecamatan Blado.

Produktifitas di dua desa tersebut mencapai 14 ton per hektar setiap kali musim panen.

Dikatakan Kepala Dispaperta Kabupaten Batang, Heru Yuwono, guna mendukung swasembada bawang putih nasional, pada 2020 Pemda juga melakukan berbagai langkah.

"Termasuk lewat bantuan benih bawang putih, lewat program kerjasama dengan Pemprov Jateng yang akan ditanam dilahan seluas 65 hektar, dan melibatkan 593 petani," paparnya, Jumat (23/10/2020).

Dilanjutkannya, Dispaperta menyiapkan beberapa langkah untuk mengembangkan potensi bawang putih.

"Kami memberi pendamping dan memberikan pupuk kandang minimal 10 hingga 15 ton per hektar untuk meningkatkan produktivitas bawang putih dilakosi yang sudah kami petakan," jelasnya.

Ditambahkannya, Pemda juga tengah mengatasi permasalahan sumber air yang dialami petani bawang putih di beberapa tempat.

"Guna mengatasi hal itu, kami melakukan pemetaan lahan yang berdekatan dengan sumber air, serta membangun jaringan pengairan untuk mengatasi permasalahan sumber air," tambahnya. (bud)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved