Berita Regional
Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan Disebabkan Knalpot Bising
Polisi masih menyelidiki kasus anggota DPRD Jeneponto bernama Jusri dibacok saat melerai keributan warga soal knalpot bising.
TRIBUNJATENG.COM - Polisi masih menyelidiki kasus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto bernama Jusri dibacok saat melerai keributan warga soal knalpot bising.
Kapolsek Tamalatea Iptu Hamka menjelaskan, pembacokan itu terjadi pada Sabtu (24/10/2020) sekitar 18.00 Wita di Lingkungan Mannuruki, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea.
Dari keterangan sejumlah saksi, anggota DPRD Jeneponto dari Fraksi Partai Berkarya tersebut awalnya hendak melerai keributan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pesepeda Meninggal di Jalan Brigjen Katamso Semarang Pagi Ini
Baca juga: Pendaftaran Bantuan Untuk UMKM Rp 2,4 Juta Diperpanjang, Begini Cara dan Syaratnya
Baca juga: Detik-detik Penangkapan Perwira Polisi Polda Riau Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram, Diberondong Tembakan
Baca juga: Pesan Khabib Nurmagomedov pada Justin Gaethje: Rawatlah Orangtuamu
Lalu, tanpa diduga Jusri dibacok dari belakang hingga alami luka di bagian kepala.
"Ada keributan dan pergi melerai tapi dia (korban) yang diparangi" kata Ahmad, salah seorang warga setempat melalui sambungan telepon, Sabtu.
Pelaku menyerahkan diri
Saat kejadian itu, polisi segera tiba di lokasi dan menenangkan keluarga korban.
Tak lama kemudian, pelaku pembacokan yang berinisial JU datang ke Mapolres Jeneponto untuk menyerahkan diri.
Hamka mengatakan, saat ini pelaku masih dimintai keterangan untuk mengungkap motif pembacokan.
"Iya betul terjadi peristiwa penganiayaan dan korbannya sudah di rumah sakit. Untuk motif masih dalam penyelidikan sebab kami masih di lapangan" katanya melalui sambungan telepon. (Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan.jpg)