Breaking News:

Berita Kesehatan

Biang Keringat Pada Anak dan Bayi, Hindari Pakaian Berbahan Kain Sintetis

Biang keringat banyak dialami oleh anak-anak, terutama pada bayi yang gerakannya masih terbatas.

IST
dr Novi Kusumaningrum, Sp.KK., Ph.D, Dokter Spesialis Kulit di RS Hermina Banyumanik 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Biang keringat banyak dialami oleh anak-anak, terutama pada bayi yang gerakannya masih terbatas.

Biang keringat seringkali timbul pada saat musim panas dan kondisi udara lembab.

Bayi lebih rentan terkena biang keringat karena kelenjar keringat dan saluran keluar keringatnya belum berkembang sempurna.

Baca juga: Berita Duka, Antonius Tonny Wongso Meninggal Dunia di Semarang

Baca juga: Biodata Vicy Melanie Istri Kevin Aprilio, Setia Meski Anak Addie MS Sempat Punya Utang Rp 17 M

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pesepeda Meninggal di Jalan Brigjen Katamso Semarang Pagi Ini

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Remaja Ini Tewas Kecelakaan Masuk Drainase Bolong dan Hanyut

Pori-pori kulitnya pun lebih kecil dibandingkan orang dewasa.

Untuk bayi yang belum bisa aktif bergerak juga dapat terjadi sumbatan saluran keluar kelenjar keringat yg kemudian mengakibatkan terjadinya biang keringat

Faktor utama pemicu biang keringat pada bayi dan anak adalah suhu panas dan udara lembab.

Bisa juga diperparah oleh kondisi kegemukan atau obesitas.

Kemudian, seperti diketahui, anak-anak memiliki gerak yang lebih banyak ketimbang orang dewasa.

Biasanya, aktivitas mereka sering dilakukan di luar rumah dengan suhu terik (misal bersepeda, sepak bola, berlarian / bermain di luar rumah, dsb).

Hal itu tentu dapat memicu juga munculnya biang keringat.

Halaman
123
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved