Breaking News:

FOCUS

Tak Seperti Janji Khabib

Di Brebes ada anak muda mencuri pisang untuk beli obat neneknya. Di Jakarta, ada korupsi Jiwasraya, yang uang korupsi miliarannya untuk judi kasino

Penulis: arief novianto | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG
FOKUS Tribun Jateng 28 Oktober 2020 

Penulis: Arief Novianto, Wartawan Tribun Jateng

"IKI jan-jane piye to negorone kok koyo ngene? Nang Brebes ono cah nom nyolong gedang nggo tuku obat simbahe. Sing nang Jakarta, korupsi Jiwasraya triliunan jebule kanggo foya-foya, plesiran, judi nang kasino (Ini sebenarnya bagaimana ya negara ini kok seperti ini? Di Brebes ada anak muda mencuri pisang untuk beli obat neneknya. Yang di Jakarta, korupsi Jiwasraya triliunan ternyata digunakan untuk foya-foya, liburan, dan judi di kasino-Red)," ujar satu tetangga saya, dalam sebuah diskusi ngalor-ngidul di satu warung kopi kampung, sore kemarin.

Yah, hal itu diungkapkan tetangga saya menanggapi viral di media sosial Facebook mengenai dua pemuda di Brebes, Jateng, mencuri setundun pisang untuk membeli obat neneknya yang sedang sakit. Sementara, sidang kasus korupsi Jiwasraya kemarin menjatuhkan vonis kepada terdakawa Heru Hidayat atas penyalahgunaan kewenangan pengelolaan dana nasabah sekaligus merugikan negara.

Kasus pencurian setundun pisang di Brebes itu terjadi di sebuah kebun di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, pada Senin (26/10). Pelakunya adalah FM (16) dan RI (20) asal Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.

Kapolsek Tanjung AKP Umi Antum Farich, membenarkan kejadian tersebut. Namun, kasus tersebut sudah selesai dan berakhir damai. "Sudah selesai. Karena pelakunya juga orang tidak mampu, jadi dimaafkan oleh pemilik kebun," katanya, Selasa (27/10).

Menurut dia, dari keterangan kedua pemuda itu, mereka mencuri pisang untuk membeli obat neneknya yang sedang sakit. Pemilik kebun memahami kondisi kedua pemuda tersebut yang berstatus orang tidak mampu.
Adapun, terdakwa kasus korupsi Jiwasraya, Heru Hidayat, terbukti menggunakan hasil korupsi untuk foya-foya dengan perjudian yang jumlahnya sangat banyak. Heru Hidayat menggunakan giro untuk membayar judi kasino di Singapura, Selandia Baru, dan Macau.

Pembayaran judi kasino itu meliputi Rp 5 miliar di kasino Sky City, New Zealand; Rp 28,31 miliar di MGM Macau; Rp 4,37 miliar di Resort World Sentosa (RWS) Singapura; dan Rp 2,6 miliar di Marina Bay Sands (MBS) Singapura.
Dalam perkara ini, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana seumur hidup dan kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 10,728 triliun kepada Heru Hidayat karena terbukti melakukan korupsi pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya dan pencucian uang.

Ironis. Dua kasus itu seolah menunjukkan ketimpangan yang luar biasa di negeri ini, di tengah terus digaungkannya pemahaman landasan negara, Pancasila, yang antara lain memuat 'keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia', sebagai sebuah janji pemerintah sejak awal berdirinya Republik ini.

Kini, pemerintah justru tengah berjuang keras menghadapi pelemahan ekonomi dampak pandemi covid-19, sekaligus ancaman aksi demonstrasi akibat pengesahan UU Cipta Kerja dan kebijakan tidak menaikkan upah buruh 2021 yang diputuskan kemarin, Selasa (27/10).

Rasanya, janji 'keadilan sosial' masih jauh panggang dari api. Setidaknya, gelombang demonstrasi yang sempat terjadi dan ancaman aksi serupa sebagai dampak munculnya Omnibus Law atau UU Sapu Jagat dan soal upah buruh jelas mengarah pada hal itu.

Mungkin, kita harus belajar dari janji seorang petarung UFC, Khabib Nurmagumedov, yang pada Minggu (25/10) lalu memilih pensiun. Ia mengakhiri karir meski masih berada di puncak, di umur yang masih sangat produktif, 32 tahun, sesuai dengan janji kepada ibunya, usai kematian ayahnya pada Juli lalu. Ia menuntaskan kariernya secara sempurna dengan 29 kali kemenangan, tanpa sekali pun kekalahan.

"Ini adalah pertandingan terakhir saya (Minggu lalu-Red). Tidak mungkin saya kembali (ke UFC-Red) tanpa kehadiran ayah saya. Saya sudah pernah berjanji kepada ibu saya bahwa ini adalah pertandingan terakhir saya. Saya harus memenuhi janji ini," ucap Khabib, usai pertandingan terakhirnya di arena oktagon, Fight Island, Abu Dhabi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved