Breaking News:

Berita Semarang

Long Weekend, Perhotelan Alami Peningkatan Okupansi

Memasuki pelaksanaan cuti bersama, bisnis perhotelan mengalami peningkatan jumlah okupansi.

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: sujarwo
Istimewa
Bisnis perhotelan alami peningkatan jumlah okupansi ketika memasuki pelaksanaan cuti bersama atau long weekend yang jatuh pada tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memasuki pelaksanaan cuti bersama atau long weekend yang jatuh pada tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020 mendatang, bisnis perhotelan mengalami peningkatan jumlah okupansi.

Public Relations Grand Candi Hotel, Azkar Rizal Muhammad mengatakan pada pelaksanaan long weekend ini, terjadi kenaikan okupansi di Grand Candi Hotel, meskipun peningkatannya tidak terlalu drastis.

“Hingga hari ini sudah tercatat 40-50 persen okupansi dari total 198 kamar yang ada, dan diprediksi akan terus meningkat. Kemungkinan besar lonjakan akan terjadi pada tanggal 30 hingga 31 Oktober 2020 mendatang,” tutur Azkar kepada Tribun Jateng, Kamis, (29/10/2020).

Ditambahkannya, okupansi diprediksi masih akan terus meningkat, mengingat trend reservasi selama masa pandemi di Grand Candi Hotel ini terdapat perubahan. Dimana reservasi di hari yang sama atau same day saat ini lebih mendominasi.

Adapun, menyambut libur long weekend ini, Grand Candi Hotel menawarkan promo spesial bagi tamu hotel yakni Crazy Deal.

“Kami menawarkan promo menginap di kamar deluxe, tidak termasuk dengan sarapan, dengan harga Rp 400 ribu Nett/Night/Room dari harga normal Rp 805 ribu. Paket ini sudah termasuk akses masuk ke area kolam renang dan akses WiFi 24 Jam. Promo Crazy Deal hanya berlaku di website resmi kami di www.grandcandihotel.com,” imbuh Azkar.

Sementara itu, Grand Candi Hotel kini juga memberikan inovasi terhadap protokol kesehatan dan kebersihan bagi tamu hotel, berupa penyegelan kamar.

“Jadi setelah kamar disterilisasi dan didisinfeksi secara menyeluruh, kamar akan dipasang sticker yang bertuliskan "kamar ini telah didisinfeksi dan disterilisasi". Sticker ini tak hanya menjadi penanda, namun juga berfungsi menjadi segel. Kami menjamin setelah kamar berstatus steril tak ada lagi petugas kami yang memasuki kamar, 100 persen bebas dari sentuhan manusia,” terang Azkar.

Sementara itu, Public Relations Manager Patra Semarang Hotel & Convention, Iva Choriati juga menuturkan selama libur long weekend ini, okupansi di Patra Semarang Hotel & Convention juga mengalami peningkatan.

“Selama long weekend ini okupansi kami berada di kisaran 90 persen dari total keseluruhan kamar yang ada. Namun kami yakin angka ini akan terus naik, melihat adanya beberapa tamu yang melakukan reservasi di last minute,” ujar Iva.

Adapun selama masa libur long weekend, Iva menuturkan Patra Semarang Hotel & Convention tidak memberlakukan tambahan harga. Adapun Patra Semarang Hotel & Convention memberikan promo, yakni paket spesial selama long weekend Octofest yang dibanderol Rp 500 ribu Nett/kamar/malam, untuk menginap di kamar deluxe room dan sudah termasuk sarapan pagi untuk dua orang.

Iva pun memprediksi, puncak okupansi di Patra Semarang Hotel & Convention akan terjadi pada tanggal 30 Oktober hingga 1 November 2020 mendatang. Ditambahkannya, segala pelayanan yang diberikan Patra Semarang Hotel & Convention kepada tamu hotel sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 yang berlaku.

“Patra Semarang Hotel & Convention menawarkan pengalaman menginap di kamar yang luas, interior yang modern dengan view Kota Semarang atau Gunung Ungaran. Selain itu tamu juga bisa menikmati makanan dan minuman di outlet Kendalisodo Brasserie atau di Cokrokembang Lounge. Selama menginap tamu hotel juga bisa menikmati fasilitas lain seperti kolam renang & jogging track,” tandas Iva. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved