Breaking News:

Penusuk Ustaz di Aceh Pecatan Polisi, Sering Buat Onar dan Gemar Menenggak Tuak

Penyerangan terjadi saat Ustaz Zaid sedang memberikan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah di Masjid Al Husna, Desa Kandang Mbelang Mandiri

GOOGLE
Ilustrasi - penusukan 

TRIBUNJATENG.COM, BANDA ACEH - Belum lupa dari ingatan kita saat Syekh Ali Jaber diserang orang tak dikenal (OTK) di halaman Masjid Falahuddin, Jalan Tamin Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, Minggu (13/9) sore, penusukan ustaz kembali terjadi. Kali ini, penyerangan terhadap ustaz terjadi di Aceh Tenggara, pada Kamis (29/10) malam. Adapun ustaz yang menjadi korban bernama Ustaz Muhammad Zaid Maulana (36).

Penyerangan terjadi saat Ustaz Zaid sedang memberikan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah di Masjid Al Husna, Desa Kandang Mbelang Mandiri,  Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara. Ustaz Muhammad Zaid Maulana adalah warga Desa Kuta Galuh Asli, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Suparwanto SH MH, kepada Tribun mengatakan, pada Kamis sekira pukul 21.30 WIB korban sedang melakukan ceramah memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di dalam Masjid Al Husna di Desa Kandang Blang  Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, Agara.

Tiba tiba pelaku masuk dari jendela masjid yang berada di belakang mimbar dan kemudian pelaku berdiri tepat di belakang korban sambil memegang pisau belati. Kemudian pelaku langsung memegangi korban dan pelaku menikam korban ke arah leher dan korban langsung lari ke depan untuk menyelamatkan diri.

Warga langsung menyelamatkan korban dan membawa ke RSU Nurul Hasanah Kutacane untuk dilakukan pengobatan.

Akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka gores di leher dan luka sayat di jari kelingking sebelah kiri.

Reserse Mobile (Resmob) Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara berhasil menangkap, MA diduga sebagai pelaku penikam ustaz Muhammad Zaid Maulana. Pelaku ditangkap Resmob Sat Reskrim di rumahnya saat asyik tidur di kamar rumahnya di Desa Kandang Blang, Kecamatan Lawe Bulan.

 Penangkapan langsung dipimpin oleh Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara, Aiptu Abi Safren alias Koyek dan anggotanya.

"Hanya 20 menit Resmob Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara berhasil mengamankan pelaku MA dari rumahnya di Desa Kandang Blang pura-pura tidur-tiduran di kamar. Pelaku saat ditangkap polisi berkilah bukan dirinya sebagai pelaku penikaman dan berakting pura-pura bingung ketika ditanyai polisi,"ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara AKP Suparwanto SH MH.

Pelaku diamankan di Mapolres Aceh Tenggara dan polisi akan memeriksa para saksi terkecuali saksi korban yang kenal dengan pelaku penikaman.Polisi juga berhasil mengamankan sarung pisau warna hitam yang tertinggal di kursi lokasi ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo mengatakan pelaku penusukan ustaz merupakan mantan anggota Polri. Menurutnya, MA pernah bertugas di Polres  sebagai anggota unit Sabhara, dan beberapa tahun lalu dipecat, karena tidak pernah masuk kantor.

“Benar tersangka dipecat dari kepolisian, karena tidak pernah masuk kantor.  Dan setelah kejadian penusukan tersebut, saya mendapat laporan dari warga yang bersangkutan selama ini suka mabuk-mabukan dengan tuak, dan kerap bikin onar di lingkungan,” kata Kapolres.

Dijelaskan juga, hasil pemeriksaan sementara, pelaku tidak mengalami gangguan jiwa, hanya saja saat beraksi dibawah pengaruh minuman tuak. “Pelaku baik-baik saja, tidak ada gangguan jiwa, saat kita tangkap dia sadar, bahkan tidak mengakui perbuatannya. Kabarnya yang pelaku sudah ditinggal anak dan istri,” jelasnya lagi.

Sejauh ini tambah Kapolres, kondisi Aceh Tenggara aman dan tertib seperti biasa, dan jelas sekali masyarakat saling menjaga keharmonisan dan tidak termakan dengan isu-isu tidak jelas, apalagi dikait-kaitkan dengan hal-hal tidak benar.(Tribun Network/as/igm/wly)

Editor: rustam aji
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved