Berita Video
Video Prosesi Ziarah Sendang Sani di Komplek Makam Adipati Pragola Pati
Masyarakat bersama perangkat Desa Tamansari memperingati Maulid Nabi dan prosesi ziarah Sendang Tirta Marta Sani.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Berikut ini video prosesi ziarah Sendang Sani di komplek makam Adipati Pragola Pati
Masyarakat bersama perangkat Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad dan prosesi ziarah Sendang Tirta Marta Sani, Rabu hingga Kamis (28-29/10/2020).
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di kompleks Sendang Sani, di mana di dalamnya terdapat makam Adipati Pragola dan leluhur desa, antara lain Kyai Temu Ireng dan Nyai Temu Ireng.
Untuk diketahui, Adipati Pragola atau Adipati Wasis Joyokusumo adalah tokoh sentral dalam sejarah berdirinya Kadipaten Pati.
Staf Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Tamansari, Sudaryo, mengatakan bahwa peringatan Prosesi Ziarah Sendang Sani telah dilaksanakan sejak 1987.
“Kenapa haul (prosesi ziarah) diperingati setiap 12 Maulud (Rabiul Awal), atau bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad, sebab dulu pihak Yayasan Hondodento menemukan situs Sendang Sani pada 12 Maulud tahun 1987,” terang dia.
Menurut Sudaryo, karena pandemi Covid-19, pelaksanaan haul tahun ini tidak semeriah sebelumnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan diadakan meriah dengan adanya kirab atau arak-arakan gunungan dari balai desa menuju kompleks Sendang Sani.
Rangkaian acara tahun ini dimulai dengan Khotmil Qur’an pada Rabu (28/10/2020) pagi yang diikuti sepuluh orang. Malam harinya, dilanjutkan dengan tahlil bersama yang diikuti perwakilan RT, RW, dan tokoh masyarakat.
Pagi keesokan harinya, perangkat desa, badan persmusyawaratan desa, Muspika, dan sejumlah tamu undangan mengadakan tahlil bersama dan selamatan, dilanjutkan tabur bunga di area makam.
“Adapun pada Kamis malam Jumat setelah magrib, warga mengadakan acara bancakan tersendiri,” ucap Sudaryo.
Untuk diketahui, Sendang Sani merupakan area yang dikeramatkan oleh warga setempat. Selain terdapat area makam leluhur di dalamnya, tempat ini diyakini juga merupakan petilasan Sunan Bonang, Sunan Muria, dan Sunan Kalijaga. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :