Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Kombes Pol Iskandar Sebut Selama Operasi Yustisi Telah Terkumpul Denda hingga Rp 200 Juta

Jelang Pilkada serentak, kondisi keamanan di Jawa Tengah masih relatif kondusif. Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Humas Polda Jateng selenggarakan syukuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-69 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jelang Pilkada serentak, kondisi keamanan di Jawa Tengah masih relatif kondusif.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan pengamanan Pilkada hingga saat ini masih berjalan.

Kondisi keamanan di Jawa Tengah masih cenderung kondusif.

" Namun protokol kesehatan menjadi nomor satu yang harus diterapkan," ujar dia, usai kegiatan syukuran hari ulang tahun Humas Polri ke 69 di aula Mapolda Jateng, Senin (2/11/2020).

Menurut dia, terkait protokol kesehatan, Polri hanya bersifat membantu.

Namun dalam hal ini Bawaslulah yang menjadi garda terdepan dalam hal pengawasan protokol kesehatan saat Pilkada.

" Kami di sini hanya membantu mereka-mereka meneggakkan disiplin protokol kesehatan,"tuturnya.

Dikatakannya, Polri akan menegakkan dan menerapkan Perda setempat bagi masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan.

Bentuk sanksi dapat berupa teguran, tindakan, dan denda.

" Sampai hari ini dalam rangka operasi Yustisi denda yang terkumpul mencapai kurang lebih Rp 200 juta di Jawa Tengah,"tuturnya.

Tidak hanya itu, ia menuturkan kepolisian juga telah mengeluarkan terguran terhadap pelanggar protokol kesehatan sebanyak 75 ribu kali.

Sanksi tersebut juga berlaku selama Pilkada.

" Sanksi itu nanti berlaku saat Pilkada," tukasnya. (rtp)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved