Penanganan Corona
UPDATE Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal: Makin Meningkat, Positif Tembus 801 Orang
Lebih dari dua minggu sejak update kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Minggu (18/10/2020) lalu, saat ini jumlah kasus sudah tembus diangka 801 kas
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Lebih dari dua minggu sejak update kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Minggu (18/10/2020) lalu, saat ini jumlah kasus sudah tembus diangka 801 kasus.
Dengan kata lain, sesuai data per Senin (2/11/2020) ini, terdapat penambahan 278 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Kenaikan yang cukup drastis tersebut, menurut Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, terjadi selama dua bulan terakhir yaitu September dan Oktober 2020.
"Iya, kenaikannya cukup signifikan sekarang saja sudah tembus diangka 801 kasus terkonfirmasi positif Covid-19," kata Hendadi, pada Tribunjateng.com, Senin (2/11/2020).
Adapun dari jumlah tersebut, lanjutnya, yang sudah dinyatakan sembuh ada 553 orang, yang masih isolasi mandiri ada 143 orang, dirawat 53 orang, dan meninggal dunia 52 orang
Sehingga total saat ini ada 801 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal.
Dijelaskan, faktor meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal, menurut Hendadi dipicu oleh libur panjang pada Agustus 2020 lalu. Setelah itu, dilanjut dengan libur peringatan lebaran haji.
Kemarin juga baru saja selesai libur panjang Maulid Nabi, sehingga pihak Dinkes Kabupaten Tegal melakukan antisipasi.
"Kami terus melaksanakan 3T plus I untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tegal. Adapun 3 T yaitu Testing, Tracing, Treatment, plus Isolasi," ungkapnya.
Dikatakan, untuk saat ini pihak Pemkab Tegal sudah memiliki alat PCR sendiri. Sehingga memudahkan dalam proses tracing.
Nantinya ketika ditemukan kasus positif Covid-19, maka yang bersangkutan diberi dua pilihan.
Bagi yang terkonfirmasi tapi tanpa gelaja, maka dipersilahkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Sedangkan yang sudah jelas memiliki gejala Covid-19 bahkan sampai berat, maka harus dirawat di rumah sakit yang sudah disediakan.
"Semisal ada pasien tanpa gejala, tapi ternyata kondisi rumahnya tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri. Kami sudah menyiapkan tempat isolasi mandiri yaitu di Rumah sakit Harapan Sehat, Mitra Siaga, dan RSUD Suradadi.
Sehingga saya tegaskan sekali lagi, masyarakat harus patuh menerapkan 3 M, yaitu mekekai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak," tegasnya.
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunjateng.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak). (dta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-dinkes-kabupaten-tegal-hendadi-setiadji-saat-ditemui-di-kantornya-seni.jpg)