Breaking News:

Rekening Karyawan Jadi Medium Penampung Uang Suap di Kasus Nurhadi dan Rezky

Calvin yang merupakan mantan pegawai PT Herbiyono Energi Industri menceritakan kronologi saat Rezky membeli kebun kelapa sawit seharga Rp 13 miliar.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Sekretaris Mahkmah Agung (MA) Nurhadi yang jadi buron KPK. 

TRIBUNJATENG.COM,  JAKARTA - Menantu dari mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, Rezky Herbiyono, disebut pernah membeli lahan sawit senilai Rp 13 miliar dengan uang yang asalnya tak diketahu dari mana.

Hal itu diungkapkan mantan pegawai Rezky bernama Calvin Pratama, saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait dengan penanganan perkara di MA dengan terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono.

Calvin yang merupakan mantan pegawai PT Herbiyono Energi Industri menceritakan kronologi saat Rezky membeli kebun kelapa sawit seharga Rp 13 miliar.

”Saya waktu itu diminta bayar sejumlah uang ke Ko Iwan, rekan bisnis Rezky untuk pembelian lahan kelapa sawit. Kalau tidak salah jumlah Rp 13 miliar," katanya, di PN Tipikor Jakarta, Rabu (4/11).

Calvin tidak tahu dari mana asal uang pembelian kebun sawit tersebut. Saat itu, Rezky menyerahkan uang itu dalam bentuk tunai dan mata uang asing.

"Saat transaksi, saya datang, dan di dalam mobil sudah ada shop bag yang isinya Rp 13 miliar, tapi bentuknya dollar AS. Setelah itu, di dalam mobil sudah ada Pak Waskito Adi, Pak Yoga, sama Rezky. Baru kami ke Bukopin Fatmawati, lalu Pak Waskito membuka ulang rekening dollar baru atas nama saya," tuturnya.

Calvin mengaku lupa total jumlah uang yang disetorkan saat itu. Namun, ia menyebut uang itu kemudian langsung ditransfer ke rekening atas nama Iwan.

"Ditanya untuk apa, terus kata Pak Waskito jawab 'untuk kelapa sawit' karena seingat saya, semua Pak Waskito yang urus," jelasnya.

Iwan, kata Calvin, bukanlah pemilik kebun sawit. Ia hanya perantara yang menghubungkan Rezky dengan pemilik lahan sawit.

"Setahu saya Iwan hanya membantu membayarkan untuk Rezky beli sawit. Dia yang transfer ke pemilik lahan," terangnya.

Halaman
123
Editor: Vito
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved