Breaking News:

Berita Viral

Pemulung Ini Akan Diangkat Jadi Direktur Setelah Foto Baca Alquran di Emperan Toko Viral

Remaja yang fotonya viral saat kedapatan sedang mengaji di emperan toko di Kota Bandung tersebut diketahui punya pengalaman hidup yangtak mudah.

KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG
Akbar bersama kakek neneknya dan Makmun Gunawan saat ditemui di rumah kakek neneknya, setelah pada Rabu (4/11/2020) malam diantar pulang pengurus pondok pesantren Al Hilal Geger Kalong, Bandung.(KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG) 

TRIBUNJATENG.COM - Dedi Mulyadi, anggota DPR RI,  merasa terharu dengan kisah Muhammad Ghifari Akbar (16), seorang pemulung asal Garut, Jawa Barat.

Remaja yang belakangan fotonya viral saat kedapatan sedang mengaji di emperan toko di kawasan Braga, Kota Bandung, tersebut diketahui punya pengalaman hidup yang tak mudah.

Tidak hanya bertahun-tahun menjadi pemulung, dia juga diketahui sudah ditinggal ibunya saat masih berusia delapan bulan.

Baca juga: Inilah Sosok Ayu Intan Diduga Jadi Penyebab Letkol TNI Dwison Dicopot Sebagai Dandim 0736 Batang

Baca juga: Percakapan Pak RT dengan Pembunuh Bunda Maya Guru Ngaji Sebelum Jadi Tersangka

Baca juga: Gadis 20 Tahun Positif Covid-19 Dirudapaksa Dokter dan Perawat hingga Tewas

Baca juga: Pelawak Malih Tanggapi Lawakan Ade Londok Tarik Kursi Hingga Ia Jatuh: Enggak Lucu

Setelah mendengar ceritanya langsung dari yang bersangkutan lewat sambungan telepon, Dedi mengaku punya rencana tersendiri untuk membantu Akbar.

Karena Akbar memiliki cita-cita untuk mendirikan sebuah pesantren, Dedi akan memberikan ruang kepadanya untuk mengajar ngaji kepada anak-anak di Subang sambil memberikannya fasilitas untuk mempelajari kitab-kitab kuning.

"Saya akan panggil guru untuk meningkatkan pendalaman kitab.

Sebenarnya Akbar itu sudah bisa membaca dan memahami sejumlah kitab kuning, tapi perlu dididik kembali sehingga kualifikasinya meningkat," kata Dedi, Kamis (5/11/2020).

Tidak hanya itu, Dedi juga akan mengangkatnya sebagai direktur bank sampah di Subang.

Pekerjaan itu ia berikan karena dianggap sesuai dengan profesi yang digeluti Akbar selama ini.

Terlebih lagi, Dedi kebetulan mempunyai bank sampah di daerah tersebut yang membutuhkan orang kompeten untuk pengelolaannya.

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved