Breaking News:

Pilwakot Solo

Gibran Sampaikan Masalah Covid-19 dan Penanganannya, Bagyo Singgung Sandang-Pangan

Debat publik perdana Calon Wali Kota dan Wawali Kota Solo pada Pilwalkot 2020 digelar di The Sunan Hot Solo.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: sujarwo
Istimewa
Kedua Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Gibran-Teguh dan Bajo ketika di panggung perhelatan debat publik perdana yang diselenggarakan KPU Kota Solo di The Sunan Hotel, Jumat (6/11/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Debat publik perdana Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo pada Pilwalkot 2020 digelar langsung di The Sunan Hotel Solo, Jumat (6/11/2020) malam.

Debat dimulai pukul 19.00 WIB, dihadiri kedua pasangan calon (paslon), yakni Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa (Gibran-Teguh) dan Bagyo Wahyono-FX Suparjo (Bajo).

Calon Wali Kota Solo Gibran mendapat kesempatan pertama memaparkan visi misinya pada segmen pertama debat.

Gibran mengatakan, Solo saat ini memiliki dua tantangan besar yang harus dihadapi.

Pertama adalah masalah Covid-19 dan dampaknya.

Kedua adalah keberlangsungan Kota Solo sebagai Kota budaya yang modern.

Seperti kota-kota lain, kata dia, Kota Solo sedang menghadapi masalah kemacetan, kepadatan penduduk, dan masalah sampah.

"Dengan memahami konteks permasalahan tadi, saya dan Pak Teguh menawarkan visi mewujudkan Kota Solo sebagai kota budaya yang modern tangguh, gesit, kreatif, sejahtera. Semangat gotong-royong sebagai modal sosial budaya," ucapnya.

Putra Sulung Presiden Joko Widodo itu menuturkan, Covid-19 berdampak tidak hanya di Solo, namun juga Indonesia.

Sehingga, lanjut dia, perlu percepatan pemulihan kesehatan dan percepatan pemulihan ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved