Breaking News:

Berita Demak

Ini Tanggapan KPU Setelah Ketua DPRD Demak Usulkan Paslon Uji Baca Alquran

Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi menanggapi usulan Ketua DPRD Demak terkait uji baca Alquran terhadap paslon.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/YUNAN SETIAWAN
Kantor KPU Demak di Jalan Kyai Turmudzi, Demak.(TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ketua KPU Demak Bambang Setya Budi menanggapi usulan Ketua DPRD Demak Sri Fakhrudin Bisri Slamet terkait uji baca Alquran terhadap pasangan calon peserta Pilbup Demak 2020.

Menurutnya, dalam melakukan uji publik, KPU Demak mengacu kepada Keputusan KPU Nomor 465 yang terdapat ada 6 tema wajib ditambah strategi penanganan Covid-19 dan penanganan narkoba.

"Terkait kebutuhan Demak sebagai kota wali dan kemudian ada persyaratan tambahan misalnya wajib baca Alqutan. Itu tidak bisa dilakukan tiba-tiba," kata Bambang saat ditemui Tribunjateng.com, Sabtu, (7/11/2020).

Menurut Bambang, usulan harus menjadi kesepakatan dan harus ditata serta disusun sejak awal.

Dia mengatakan, usul dari Fakhrudin adalah usul yang baik. Usul itu, kata dia, bisa dilakukan oleh masyarakat atau kelompok masyarakat untuk melakukan uji publik terhadap paslon terkait uji baca Alquran.

"KPU Demak belum bisa memungkinkan ketentuan tambaham terkait uji publik terkait baca Alquran. Tapi sekali lagi itu usul yang baik," ungkapnya.

Bambang menyampaikan, persyaratan menjadi calon bersifat umum atau universal. Jadi tidak dibatasi ketentuan tertentu yang jadi kekhususan agama mayoritas yang dianut warga Demak.

"Yang jelas syarat sebagai calon adalah WNI," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved