Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Hari Kelima Anaknya Menginap, Suwardi Tak Dapat Menahan Nafsunya, Ini Pengakuan Pria Asal Kab Tegal

Pada hari kelima, atau tepatnya Rabu dini hari tersangka tidak bisa menahan nafsunya, sehingga terjadilah aksi pencabulan tersebut

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sosok ayah, harusnya menjadi pelindung dan pahlawan bagi keluarga terutama anaknya.

Namun hal ini tidak berlaku bagi seorang ayah di Desa Luwijawa, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, karena ia tega mencabuli anak kandung sendiri yang masih dibawah umur.

Aksi bejat yang dilakukan oleh Suwardi (52) terjadi pada Rabu (28/10/2020) di dalam kamar rumahnya sekitar pukul 03.30 WIB.

Tersangka melancarkan aksinya, saat sang anak CGA yang masih berusia 16 tahun menginap di rumahnya selama lima hari.

Baca juga: Viral 4 Video Intim PNS Puskesmas di Jember, Adegan Bercumbu Direkam si Pria

Baca juga: Rocky Gerung Kecewa Jokowi Atau Mahfud MD Tidak Sambut Habib Rizieq Shihab di Bandara

Baca juga: Banjir Air Mata Pasca Pernikahan di Sragen, Sekeluarga Meninggal karena Covid Diawali Mempelai Wanta

Baca juga: Dicky Chandra Ungkap Perilaku Nathalie Holscher di Belakang Sule: Bukannya Mau Bandingin Ya. .

Pada hari kelima, atau tepatnya Rabu dini hari tersangka tidak bisa menahan nafsunya, sehingga terjadilah aksi pencabulan tersebut.

Karena Suwardi dengan sang isteri yang tidak lain adalah ibu dari korban, sudah bercerai sekitar 8 tahun lalu.

Sehingga korban sebelumnya tinggal dengan sang ibu.

Dan pada hari naas tersebut korban sedang berkunjung dan menginap di rumah sang ayah.

Kapolres Tegal, AKBP Muhammad Iqbal Simatupang mengungkapkan, dalam melancarkan aksi bejatnya, tersangka S ini melakukan pemaksaan kepada korban.

Setelah berhasil melakukan aksi tidak terpuji tersebut, Suwardi mengiming-imingi akan membelikan sepeda motor untuk korban.

Namun dengan syarat, korban tidak boleh menceritakan kejadian pencabulan tersebut kepada orang lain termasuk sang ibu.

Keesokan hari nya pada Kamis (29/10/2020) korban diantarkan oleh tersangka kembali pulang ke rumah ibu nya yang beralamat di Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

"Jadi korban ini bapak ibu nya sudah berpisah, dan setelahnya korban tinggal dengan sang ibu.

Sekian lama tidak bertemu, saat usia korban 16 tahun bertemu lagi untuk mengunjungi sang ayah dan terjadilah pencabulan ini.

Korban menceritakan kepada sang ibu, dan akhirnya melapor ke kami," jelas AKBP Iqbal, pada Tribunjateng.com, Rabu (11/11/2020).

Adapun penangkapan dilakukan beberapa hari setelah ibu korban melapor, atau tepatnya pada Senin (2/11/2020) sore hari di rumah tersangka.

Foto berlangsung nya rilis kasur pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh ayah kandung sendiri. Berlokasi di Polres Tegal, Rabu (11/11/2020).
Foto berlangsung nya rilis kasur pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh ayah kandung sendiri. Berlokasi di Polres Tegal, Rabu (11/11/2020). (TribunJateng.com/Desta Leila Kartika)

Pada saat penangkapan, tersangka sedang bersiap akan berangkat ke Jakarta karena menjadi supir travel.

Namun ada fakta lain yang terkuak saat rilis kasus dilakukan.

Karena selain nafsu melihat sang anak saat sedang tidur bersama, tapi tersangka juga rutin menonton film porno.

Diakui tersangka, paling tidak seminggu sekali dia menonton film porno.

Karena semenjak bercerai, tersangka belum pernah menikah lagi.

"Pelaku kami ancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Sedangkan untuk dendanya paling banyak Rp 5 miliar," ujarnya.

Sementara itu, Tersangka Suwardi saat ditanya kenapa tega mencabuli anak kandungnya sendiri, ia mengaku tidak bisa menahan nafsu saat tidur bersama dengan sang anak dalam satu kamar.

Ditambah ia juga sudah lama menjadi duda, dan kecanduan menonton film porno.

Namun Suwardi mengatakan saat kejadian, sebelumnya ia tidak menonton film porno.

"Ya saat melakukan saya ingat dan sadar kalau itu anak saya. Tapi namanya sudah bernafsu, jadi tidak bisa menahan.

Saya baru satu kali melakukan ini kepada anak saya," aku Suwardi. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved