Breaking News:

Promoter Polda Jateng

3 Kali Curi Kabel Milik Telkom, Heri Cs Jual ke Brebes Untung Rp 120 Juta

Komplotan pencurian kabel tembaga milik Telkom di Jalan Supriyadi ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng.

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Otak pelaku pencurian kabel tembaga di Jalan Supriyadi, Heri ditanyai awak media terkait aksi pencuriannya saat dihadirkan pada konferensi pers di Ditreskrimum Polda Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komplotan pencurian kabel tembaga milik Telkom di Jalan Supriyadi ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng.

Ada 14 pelaku pencurian kabel tembaga milik tersebut. Otak dari aksi pencurian tersebut adalah Heri yang merupakan mantan rekanan dari pihak Telkom.

Dihadapan petugas, Heri mengelak melakukan aksinya sebanyak empat Kali. Dirinya mengaku baru melakukan sebanyak tiga kali.

"Baru tiga kali bukan empat kali, " elaknya di hadapan petugas kepolisian saat dihadirkan pada konferensi pers di Ditreskrimum Polda Jateng, Kamis (12/11/2020).

Menurutnya, tiga aksi pencuriannya hanya dilakukan di Jalan Supriyadi. Hasil curiannya dirinya mendapat sekitar Rp 120 juta.

"Hasilnya dibagi 14 orang,"tuturnya.

Ia menuturkan, Hasil curiannya tersebut dijual ke pedagang rosok. Per kilo kabel curiannya dihargai Rp 70 ribu.

"Hasil curian dijual di loakan di daerah Brebes," tukasnya.

Sebelumnya, Pencurian kabel bawah tanah terjadi di jalan Supriyadi. 

Kejadian tersebut terjadi tepatnya di depan perukoan yang ada di jalan itu. Kepolisan sempat memeriksa tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu juga terdapat police line (garis polisi) dilokasi tersebut.

Petugas parkir Khoiron mengaku tidak mengetahui persis kapan pencurian kabel tersebut terjadi. Namun dirinya baru mengetahui adanya pencurian kabel setelah ada kepolisian.

"Saya tahu setelah ada polisi di sini. Dengar-dengar pencurian kabel telepon," ujarnya, Kamis (22/10/2020).

Ia mengatakan, sebelum dilakukan pemeriksaan penutup lubang jalan belum terbuka. Kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara  sekitar pukul 10.00. 

"Barang bukti yang dibawa saya kurang tahu.

Saya di sini cuma sebentar saja,"ujar dia. (rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved