Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Cara Barbershop Terapkan Protokol Kesehatan

Kehadiran pandemi Covid-19, menuntut semua sektor pekerjaan dan usaha menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Berikut ini video cara barbershop terapkan protokol kesehatan.

Kehadiran pandemi virus corona atau Covid-19, menuntut semua sektor pekerjaan dan usaha untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Upaya itu menjadi antisipasi pencegahan dan proteksi diri dari Covid-19.  Satu di antara unit bisnis yang harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yaitu barbershop atau pangkas rambut.  Karena dalam bisnis tersebut, terjadi kontak langsung antara kapster dan pelanggan. 

Di Kota Tegal, para pemilik barbershop sudah menerapkan protokol kesehatan. Seperti di Brocode Babhershop di Jalan Kapten Ismail dan Harmonis Barbershop di Jalan Sawo Barat Kota Tegal.  

Owner Brocode Babhershop Tegal, Oki Alexander (30) mengatakan, protokol kesehatan wajib diterapkan oleh kapster maupun pelanggan.  

Ia mengatakan, pelanggan wajib memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun.  Kemudian suhu tubuh pelanggan dicek dengan thermogun. 

Oki mengatakan, kapster saat mencukur rambut pelanggan wajib memakai masker dan sarung tangan.  Bagitu juga pelanggan, wajib memakai masker saat dicukur. 

"Semua harus pakai masker, itu penting. Baik yang nunggu maupun yang dipotong. Memang awalnya susah, karena merubah kebiasaan yang sebelumnya tidak pernah memakai masker saat dipotong," kata Oki kepada tribunjateng.com, Sabtu (14/11/2020). 

Oki menjelaskan, penerapan protokol kesehatan tidak berhenti di situ. Pihaknya juga membatasi jumlah antrean di Barcode Barbershop Tegal. Ruang tunggu hanya boleh diisi sebanyak lima orang. 

Antrean ke enam dan seterusnya akan diarahkan untuk memesan atau booking terlebih dahulu. 

Oki mengatakan, alat-alat cukur disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan setiap selesai digunakan kepada satu pelanggan. 

Lalu untuk pelindung pelanggan menggunakan plastik sekali pakai.  Setelah digunakan satu pelanggan, plastik dibuang.  Kemudian di masa pandemi tidak ada pelayanan untuk mencukur kumis dan jenggot. 

"Untuk pelindung tubuh itu kita satu kali pakai. Dulu kan pakai kain bisa ganti-ganti orang, di masa pandemi kita pakai plastik," jelasnya.  

Owner Harmonis Barbershop Tegal, Amin Supriyono (51) mengatakan, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan 3M. 

Ia mengatakan, di tempatnya satu ruang cukur hanya diperuntukkan satu orang. Ia juga mengimbau, kapster untuk mandi tiap istirahat salat zuhur. 

"Kapster disarankan pas azan zuhur, istirahat untuk mandi. Kalau perlu ganti seragam. Kalau ada pelanggan tidak bawa masker juga sudah kami sediakan gratis," ungkapnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved