Breaking News:

Berita Magelang

Pretty dan Irma Pecah Kongsi di Putaran Terakhir, Borobudur Marathon 2020 Sukses di Tengah Pandemi

Ajang perlombaan lari Borobudur Marathon 2020 Powered by Bank Jateng terselenggara dengan baik.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
RIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Para atlet berlomba lari pada ajang Borobudur Marathon 2020 kategori elite race, Minggu (15/11/2020) fi Taman Lumbini Borobudur Magelang. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Ajang perlombaan lari Borobudur Marathon 2020 Powered by Bank Jateng terselenggara dengan baik. Sebanyak 26 runners nasional kategori elite rice yang terdiri dari 17 putra dan 9 putri berhasil menuntaskan 12 putaran sepanjang 42,195 KM di kawasan Taman Lumbini, Cand

Para atlet berlomba lari pada ajang Borobudur Marathon 2020 kategori elite race, Minggu (15/11/2020) fi Taman Lumbini Borobudur Magelang.
Para atlet berlomba lari pada ajang Borobudur Marathon 2020 kategori elite race, Minggu (15/11/2020) fi Taman Lumbini Borobudur Magelang. (RIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

i Borobudur, Minggu (15/11/2020).

Berjalannya perlombaan yang cukup ketat menghantarkan Betmen Manurung (29) dan Pretty Sihite (24) keluar sebagai pemenang. Betmen pelari asal Bogor itu berhasil mengungguli kompetitor lainnya menjadi yang tercepat kategori pria dengan catatan 2 jam 42 menit. Hanya saja, Betmen belum bisa mengalahkan personal best miliknya sendiri dengan catatan waktu yang sama.

Pada kategori pelari putri, Pretty Sihite (24) asal Tapanuli Utara menjadi yang tercepat dengan menorehkan catatan waktu 3 jam 11 menit, unggul 1 menit dari pesaing ketatnya Irma Handayani (30).

Dalam perburuan status juara antara Pretty dan Irma berlangsung cukup menarik. Keduanya memulai start secara berdampingan layaknya saudara hingga putaran ke-11. Sempat diduga bakal finish secara bersamaan, pada putaran terakhir ke-12, keduanya pecah kongsi beberapa menit sebelum memasuki garis finish. 

Pretty yang sebelumnya lari berjejeran dengan Irma menambah kekuatan sprinnya. Ia pun berhasil unggul beberapa meter di depan Irma hingga ke garis finish. 

Perempuan asli Tapanuli Utara itu keluar sebagai yang tercepat disusul Irma Handayani yang merupakan seniornya dan Oliva Sadi (38) di urutan ketiga. Meski semua atlet tampil apik, hasil Borobudur Marathon 2020 kategori elite race belum bisa mengalahkan rekor nasional sementara. Dan hanya satu pelari yaitu Betmen yang bisa menyamai rekor PB milik dirinya sendiri.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo mengatakan, peserta lari yang terpilih mengikuti elite race Borobudur Marathon merupakan rekomendasi dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Mereka adalah 17 pelari pria meliputi Amri Wahyudi, Asma Bara, Betmen Manurung, Eldak Kafolamau, Hamdan Syafril Sayuti, Imam Mahdin, Isak Cerlintho, Muhamad Ady Saputra, Nugroho, Nurshodiq, Ranto, Risqi Dwi Kurniawan, Robi Siyanturi, Rudi Febriade, Suwandi, Try Sutrisno, Welman Pasaribu. Serta 9 pelari putri meliputi Anjellika BR Ginting, Dwi Riansi Anggraini, Irma Handayani, Juni Ramayani, Oliva Sadi, Pretty Sihite, Sharfina Sheila Rosada, Tria Suryati Ningsih, dan Yulianti Utari.

"Kita semua harus bangga, bahwa BoMar dan semua yang mendukung bisa menyelenggarakannya di tengah pandemi Covid-19. Artinya bisa sejajar dengan yang sudah terjadi di London dan Tokyio," terangnya saat konferensi pers usai kegiatan, Minggu (15/11/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved