Breaking News:

Berita Magelang

Pretty dan Irma Pecah Kongsi di Putaran Terakhir, Borobudur Marathon 2020 Sukses di Tengah Pandemi

Ajang perlombaan lari Borobudur Marathon 2020 Powered by Bank Jateng terselenggara dengan baik.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
RIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Para atlet berlomba lari pada ajang Borobudur Marathon 2020 kategori elite race, Minggu (15/11/2020) fi Taman Lumbini Borobudur Magelang. 

Terkait belum adanya pelari yang mencatatkan PB baru, Budiman sudah cukup puas dengan usaha para pelari untuk mengerahkan semua kemampuannya. Ia menyadari faktor kurangnya intensitas latihan atlet saat pandemi berdampak pada kebugaran dan ketrampilan masing-masing. Ditambah lintasan yang cukup lembab saat pagi hari serta tidak adanya dukungan moral dari masyarakat secara langsung karena pembatasan kegiatan juga berdampak pada kekuatan masing-masing pelari.

Namun, ia mengaku bangga atas antusiasme para pelari lain yang ikut bergabung pada virtual challenge. Kata Budiman, ada 9.090 pelari yang ikut memeriahkan Borobudur Marathon 2020 secara virtual challenge. 1.036 pelari di antaranya sudah bergabung dan berlari serentak bersama 26 pelari elite race. Sebagian sudah berhasil finish termasuk kategori half marathon maupun 10K.

"Ini semua bukan hanya milik Kompas, yayasan, Bank Jateng, Pemprov Jateng, namun ini milik Indonesia. Kita lihat Pretty bisa menjadi yang tercepat di usianya 22 tahun. Kita tunggu hasil virtual challenge hingga 30 November nanti," ujarnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Sinoeng Nugroho Rachmadi, mengatakan dengan terselenggaranya Borobudur Marathon 2020, menandakan bahwa masyarakat tidak kehilangan momentum. Ia juga berbangga dengan melihat senyum keceriaan yang tergambar dalam wajah para atlet. 

Katanya, mereka sudah berjuang yang terbaik dan mencatatkan dirinya dalam sejarah berlari di tengah pandemi Covid-19. "Saya ucapkan terimakasih juga kepada jajaran kepolisian yang membantu pengamanan. Harapannya akan ada pergerakan dan perubahan lebih bagus lagi nantinya dan bisa menambahkan kompetitor," terangnya.

Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An menambahkan, perhelatan ini merupakan bentuk kolaborasi beberapa pihak dengan baik. Katanya, Borobudur Marathon menjadikan tempat wisata Borobudur yang menjadi spot turism mendunia kembali bangkit. 

Ia berharap dengan situasi dan kondisi yang lebih baik di 2021 nanti, Borobudur Marathon bisa melibatkan ribuan pelari langsung maupun virtual challenge yang disaksikan puluhan ribu warga Magelang dan sekitarnya. 

"Dengan ini, kita ingin berkontribusi kepada masyarakat agar bisa menumbuhkan ekonomi dan pelaku UMKM di masyarakat. Sehingga bisa membantu menyejahterakan masyarakat sekitar," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved