Breaking News:

Berita Pekalongan

Viral Fenomena Alam Hujan Es di Talun Pekalongan, Ini Penjelasan BMKG

Wilayah Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sore tadi diguyur hujan es, Senin (16/11/2020) sore.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Wilayah Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sore tadi diguyur hujan es, Senin (16/11/2020) sore.

Balai Besar Badan Meteorologi dan Klimatologi, dan Geofiska (BMKG) Tegal menyebut hujan dengan bentuk butiran es di Desa Sengare terjadi akibat pertumbuhan awan yang tinggi.

"Fenomena ini cukup sering terjadi di periode transisi atau pancaroba," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Tegal, Sayful Amri saat dihubungi Tribunjateng.com.

Baca juga: Kecelakaan Pemotor Bonceng 4 Tersenggol Mobil Avanza Lalu Tertabrak Innova, 1 Tewas

Baca juga: Agus Warga Semarang Ditemukan Meninggal Membusuk di Tumpukan Pakaian, Istri Kira Bau Bangkai Tikus

Baca juga: Pembunuhan di Hotel Bandungan Semarang Jasad DF Siswi Demak Dibungkus Selimut

Baca juga: Biaya Pengobatan Covid-19 Melaney Ricardo Bikin Deddy Corbuzier Tak Percaya

Menurutnya, fenomena ini terjadi karena adanya pemanasan permukaan yang sangat intens pada pagi hingga siang hari, menyebabkan penguapan yang besar.

Adanya hal itu, memicu terbentuknya awan konvektif besar (menjulang tinggi) dan melewati freezing level.

"Sehingga sebagian besar partikel awan tersebut adalah es," ujarnya.

Kemudian, peluruhan awan hujan tersebut pada kondisi tertentu tidak dapat mencair semuanya, saat mencapai permukaan dan menyebabkan hujan es terjadi.

"Berdasarkan data tadi pada puku 08.00 WIB tercatat di kantor BMKG Tegal, sudah mencapai 31 derajat celcius, menunjukkan adanya pemanasan yang sangat intens dari pagi hari," imbuhnya.

Sementara itu, Istiqomah (25) warga Desa Sengare saat dihubungi Tribunjateng.com menceritakan hujan terjadi di wilayah Sengare sekitar pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Sebelum hujan, cuaca mendung. Setelah hujan disertai angin. Tapi kalau hujan es nya sekitar 5 menit," kata Istiqomah.

Ia mengungkapkan, ukuran es saat terjadi hujan tadi tidak terlalu besar.

"Ukuranya es-nya seperti biji jagung mas.

Melihat fenomena alam ini yang dinilai langka itu dan saya langsung mengabadikannya melalui hp saya," ungkapya. (Dro)

Baca juga: Masih Berlaku! Pemprov Jateng Hapus Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Tanggal Ini

Baca juga: BREAKING NEWS: Amin Warga Semarang Tewas Kesetrum Listrik Saat Reparasi Mesin Cuci

Baca juga: Agus Pelaku Pembunuhan Emy di Jalan Pramuka Semarang Terborgol Diam Membisu

Baca juga: Wajah Terduga Pembunuh Emy di Gunungpati Semarang, Pelaku Ditangkap Polisi di Kapal Oasis

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved