Breaking News:

Liga 3

Asprov PSSI Jateng Putuskan Tak Gelar Liga 3

Asosiasi provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah (Jateng), memutuskan untuk tidak menggelar Kompetisi Liga 3 Jateng.

Istimewa
Jajaran pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah saat mengadakan rapat di Hotel Siliwangi, Semarang, belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Asosiasi provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah (Jateng), memutuskan untuk tidak menggelar Kompetisi Liga 3 Jateng.

Hal ini sesuai dengan surat edaran PSSI tentang penundaan pelaksanaan Kompetisi Liga 3.

Menurut penjelasan Sekretaris Asprov PSSI Jateng, Purwidyastanto, sejak awal pihaknya sebenarnya berkomitmen  menggelar Liga 3 Jateng tahun ini.

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Buruh Bangunan Meninggal Tersengat Listrik di Purbalingga

Baca juga: Relawan Jokowi Laporkan Stafsus Menteri Erick Thohir Ke Bareskrim Soal Komisaris BUMN

Baca juga: Panggilan Jiwa Evin Evianita Beri Pendampingan Anak Sekolah Luar Biasa

Bukan semata karena secara nasional sudah diagendakan dan telah diprogramkan pula dalam Kongres, tetapi juga memberi kesempatan bagi klub-klub Liga 3 yang ada di Jawa Tengah untuk mengikuti kompetisi agar memperoleh hak dapat promosi pada kasta diatasnya yakni kompetisi Liga 2.

Bahkan pada saat pertemuan terakhir dengan klub beberapa pekan yang lalu, pihak Asprov PSSI Jateng masih berharap PSSI Pusat tetap dapat berupaya menggelar kompetisi di tahun 2020 ini.

Kompetisi Liga 3 regional Jateng diputuskan batal karena tidak keluarnya perijinan keamanan yang diterbitkan oleh pihak kepolisianPolri. Hal tersebut sifatnya menyeluruh mulai dari tingkat atas/pusat kebawah hingga pada daerah, maka PSSI melalui suratnya nomor : 2285/PGD/223/X-2020 tertanggal 29 Oktober 2020 tentang 
Pelaksanaan Kompetisi Tahun 2020, memutuskan untuk menunda pelaksanaan Kompetisi Liga 3 hingga tahun depan.

"Atas dasar itu, kami PSSI Jateng akhirnya segera menyikapinya dengan menggelar rapat Exco pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut diputuskan, hingga akhir tahun 2020 Asprov PSSI Jateng tidak memutar Liga 3," kata Antok, demikian sapaan Purwidyastanto, Senin (16/11/2020).

Lebih lanjut, ia menambahkan, Asprov Jateng saat ini telah berkirim surat kepada klub-klub anggota. Ia berharap, semua klub bisa memahami situasi yang saat ini terjadi.

"Tentu kami, Asprov PSSI Jateng, juga merasakan sebuah kekecewaan, mengingat banyak klub Liga 3 Jateng cukup antusias menyambut gelaran kompetisi tahun ini," tambahnya.

Selain itu, kompetisi Liga 3 Jateng sebetulnya diharapkan merupakan puncak pembinaan sepakbola di Jawa Tengah, sebagai tolok ukur pembinaan yang selama ini dilakukan. 

"Namun sebagai kepanjangan tangan PSSI Pusat, kami memutuskan untuk mematuhinya,'' beber Antok.

"Terlepas dari tidak terbitnya ijin keamanan, bagaimana mungkin kami memaksakan menggelar kompetisi dalam putaran provinsi, sementara pada tingkat PSSI Pusat memutuskan untuk tidak melaksanakannya. Sementara kompetisi itu sendiri harus berjenjang, dan terintegrasi dari level atas hingga level terbawah, karena menyangkut aspek promosi dan degradasi,'' jelas Antok lebih lanjut.

Disinggung soal wacana menggelar turnamen, dengan berbagai pertimbangan melalui rapat Exco itu pula, maka even pengganti kompetisi tersebut tidak mungkin pula untuk diselenggarakan.

"Sebenarnya tidak hanya Kompetisi Liga 3 saja, bahkan kompetisi kelompok usia muda Piala Soeratin (U17, U15, U14, U13 dan U12) juga terpaksa tidak dilaksanakan ditahun ini. Biarlah kita fokus untuk pembinaan SDM disisa waktu pada penghujung tahun ini, sedangkan energi untuk menggelar kompetisi kita tunda tahun depan di 2021 seperti keputusan PSSI,'' katanya.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved