Berita Sragen
Beri Kritik Pemda Sragen Kini Hanya Perlu Melalui Seroja
Dedy Endriyatno me-launching inovasi informasi layanan publik melalui Sragen Robot Menjawab (Seroja) berbasis whatsapp chatbot.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Sragen Dedy Endriyatno me-launching inovasi informasi layanan publik melalui Sragen Robot Menjawab (Seroja) berbasis whatsapp chatbot, Kamis (19/11/2020).
Cara kerja Seroja berbasis whatsapp chatbot ini, masyarakat hanya perlu menyimpan nomor. Sedangkan nomor yang digunakan dalam Seroja ini ialah +62 856-0000-6911.
Dengan menyimpan nomor tersebut, masyarakat bisa dengan mudah bertanya, kritik dan saran kepada Pemda Sragen melalui whatsapp.
Melalui aplikasi ini, masyarakat yang sekedar ingin memperoleh informasi seputar Sragen atau yang membutuhkan informasi layanan publik tidak perlu mendatangi kantor layanan pemerintah.
Masyarakat cukup bertanya lewat Seroja dan akan dikoneksikan ke dinas-dinas terkait yang memiliki aplikasi layanan publik secara online.
Sekretaris Dinas Kominfo Sragen, Rahmat Purwadi menyampaikan inovasi ini dalam rangka upaya menjaga keberlanjutan pengembangan Sragen smart city.
"Dalam rangka memenuhi tugas tersebut dan memperhatikan permasalahan strategis, dimana semakin dituntutnya pelayanan publik yang prima, mudah di akses dan cepat," kata Purwadi.
Ia melanjutkan inovasi ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan yang mulai trend sebagai pendukung program smart city.
Purwadi menuturkan alasan menggunakan whatsapp dalam inovasi ini. Berdasarkan hasil survei, whatsapp menempati urutan kedua media sosial paling aktif di Indonesia setelah Youtube.
Adapun ide awal pembangunan Seroja ini, hasil dari aksi perubahan kinerja pelayanan publik pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas angkatan V BPSDMD Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan BKPSDM Pemerintah Kabupaten Sragen 2020.
Kasi Pemberdayaan Teknologi Informasi Diskominfo Kabupaten Sragen, Imas Wulandari merupakan Project Leader Tim Efektif Aksi Perubahan Seroja.
Imas sapaannya menyampaikan pemanfaatan kecerdasan buatan di bidang pemerintahan terutama di layanan publik masih jarang.
Adanya Seroja ini pihaknya berharap dapat menjadi motivasi dan sekaligus menjadi langkah awal dalam memanfaatkan dan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan di bidang layanan publik lainnya.
"Seroja memang masih jauh dari sempurna tapi kami berkomitmen, untuk tetap mengembangkannya sesuai kapasitas, kebutuhan dan capaian kinerja yang sudah direncanakan," katanya.
Dalam kesempatannya, PLT Bupati Sragen, Dedy Endriyatno menyampaikan perkembangan teknologi memang mengalami peningkatan yang signifikan.
Dedy melanjutkan kecerdasan buatan yang akan terus berkembang perlu adanya komitmen tinggi untuk menerapkannya. Dia hanya berpesan agar masyarakat tidak menjadi korban teknologi
"Karena terus berkembang, kita jangan menjadi korban teknologi, kita harus bisa menguasai teknologi dan memanfaatkan teknologi," tandasnya. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/launching-seroja-sragen.jpg)