Breaking News:

Kesbangpol Jateng

Lewat Kegiatan Pemberdayaan Ormas, Kesbangpol Jateng Harap Bisa Samakan Persepsi

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah selenggarakan kegiatan Pemberdayaan Ormas dalam Rangka Penanganan Masalah Sosial Kemasyarak

IST
Kegiatan Pemberdayaan Ormas dalam Rangka Penanganan Masalah Sosial Kemasyarakatan yang diselenggarakan Kesbangpol Jateng di Solo, Rabu (18/11/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Pemberdayaan Ormas dalam Rangka Penanganan Masalah Sosial Kemasyarakatan di Solo, Rabu (18/11/2020).

Kepala Bidang Ketahanan Bangsa Kesbangpol Jateng Siswadi Suryanto menyampaikan tujuan dari kegiatan ini
adalah untuk menyamakan persepsi.

"Selain itu juga mempererat kepengurusan serta menyusun program kegiatan Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Tahun 2021. Hal itu dalam rangka mendukung tujuan pembangunan Jateng," ucapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus FPK unsur dari berbagai etnis suku bangsa yang ada di Jawa Tengah.

"Diharapkan FPK mampu menjadi mitra kerja Pemprov Jateng dalam mewujudkan kondusivitas di Jateng. Kegiatan ini adalah bentuk fasilitasi Bakesbangpol kepada FPK," terangnya.

Kegiatan Pemberdayaan Ormas dalam Rangka Penanganan Masalah Sosial Kemasyarakatan yang diselenggarakan Kesbangpol Jateng di Solo, Rabu (18/11/2020).
Kegiatan Pemberdayaan Ormas dalam Rangka Penanganan Masalah Sosial Kemasyarakatan yang diselenggarakan Kesbangpol Jateng di Solo, Rabu (18/11/2020). (IST)

Lebih lanjut Siswadi mengungkapkan, tugas dan kewajiban pemerintah daerah terkait pembaruan kebangsaan ini adalah membina dan memelihara ketertiban masyarakat.

Pembinaaan dan ketertiban itu, lanjut dia, terhadap kemungkinan timbulnya ancaman gangguan keamanan di daerah akibat persoalan etnis dan suku bangsa.

"Kemudian juga menumbuhkembangkan keharmonisan, toleransi, saling pengertian, saling menghargai, menghormati, dan saling percaya di antara masyarakat dari berbagai ras, suku, dan etnis," terangnya.

Dia menambahkan, sehingga dengan adanya sikap tersebut terwujud kehidupan sosial yang solid dan integral.

Menurutnya, pembaharuan kebangsaan ini merupakan bagian penting dari kerukunan nasional yang akan memperkokoh integrasi bangsa.

"Dalam pembaruan kehidupan bangsa akan ditingkatkan penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia dengan tekad untuk berkehidupan yang bebas, merdeka, dan bersatu," tandasnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved