Breaking News:

Berita Semarang

Emy Dibunuh Setelah Bercinta, Sadisnya Pelaku saat Membuang Mayatnya ke Jalan Pramuka Semarang

Kapolrestabes Semarang,Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan korban dan pelaku sudah berteman lama serta terdapat hubungan spesial

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pembunuhan Emy Listiani terungkap dilakukan setelah melakukan hubungan badan dengan pelaku pembunuhan Agus Subakti di Kosnya yang terletak di Kalongan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang

Hal ini terungkap saat gelar perkara dan konfrensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat (20/11/2020).

Kapolrestabes Semarang,Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan korban dan pelaku sudah berteman lama serta terdapat hubungan spesial antara mereka berdua.

Baca juga: Viral Wanita Jogja Dikuntit Pria Tak Dikenal dan Diinjak Kakinya Saat di Lampu Merah

Baca juga: Indonesian Idol 2020 Prada Rocker Kebumen Sukses Luluhkan Juri, Maia: Dandanannya gak jelas

Baca juga: Pangdam Jaya Akui Perintahkan Baliho Habib Rizieq Diturunkan: Ada Aturannya, Ada Bayar Pajaknya

Baca juga: Video Jasad Pemotor Hanyut Terseret Banjir Bandang Boja Ditemukan

Namun terungkap korban pernah meminjamkan uang kepada pelaku.

Polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara di Jalan Pramuka
Polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara di Jalan Pramuka (TribunJateng.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas)

"EL (Emy Listiani) meminta uang kepada korban tetapi AS saat itu tidak memiliki uang.

Karena tidak memiliki uang AS (Agus Subakti) memilih jalan pintas membunuh korban,"ujar dia.

Sebelum terjadi pembunuhan, kata Kapolrestabes pelaku menghubungi korban untuk bertemu.

Keduanya sempat membicarakan hal tersebut yakni uang yang dipinjam pelaku sebesar Rp 11 Juta.

"Kemudian mereka berdua bertemu dikos-kosannya pelaku.

Mereka sempat berbincang dan sempat melakukan hubungan spesial (seksual),"ujar dia.

Menurut Kapolrestabes, setelah korban dan pelaku melakukan hubungan spesial, EL menanyakan kembali menanyakan uang itu. 

"Setelah itu AS mencekik lehernya (korban) hingga meninggal dunia,"tutur dia.

Setelah itu, lanjutnya, pelaku membuang korban di TKP jalan Pramuka.

Kejinya pelaku membawa korban dengan memasukkan Emy ke dalam sleeping bag.

"Korban ditekuk dan diikat dari kaki hingga atas. Pinggang menjadi kecil.

Kemudian dimasukkan ke dalam Sleeping bag," jelas dia.

Pelaku membawa korban ke TKP dengan menggunakan sepeda motor milik pelaku menggunakan Beat warna putih.

Pelaku merampas perhiasan dan handphone (ponsel) milik korban.

"Pelaku sempat mengambil handphone dan kalung milik korban.

Handphone dan kalung korban dijual oleh pelaku,"ujar dia.

Diterangkannya, pelaku diketahui seorang pelatih panjat tebing.

Sebelum kembali kos pelaku sempat panjat tebing terlebih dahulu.

Kemudian, ujar Kapolrestabes, pelaku kembali ke kosnya mengambil motor korban Beat warna merah putih.

Motor milik korban lalu dibuang ke TKP.

"Pelaku kembali ke kosannya menggunakan ojek online (ojol),"ujar dia.

Kapolrestabes menuturkan keesokan harinya pelaku dari Kosnya memutuskan menuju ke NTB menggunakan kapal.  

"Jadi supaya kelihatannya seperti Laka lantas korban dipakaikan helm dan dan jaket.

Jadi saat menerima laporan dari masyarakat seolah-olah di TKP seperti Laka lantas,"imbuhnya.

Ia membenarkan korban sebentar lagi menikah.

Namun korban tidak menikah dengan pelaku yang merupakan teman spesialnya.

"Korban memang sebentar lagi akan menikah. Tapi tidak dengan melaku,"imbuhnya. (*)

Baca juga: Viral Wanita Jogja Dikuntit Pria Tak Dikenal dan Diinjak Kakinya Saat di Lampu Merah

Baca juga: Viral Mobil Ayla Seruduk CBR 1000RR SP di Purwokerto, Kasat Lantas: Dua Pihak Sepakat Damai

Baca juga: Indonesian Idol 2020 Prada Rocker Kebumen Sukses Luluhkan Juri, Maia: Dandanannya gak jelas

Baca juga: Pangdam Jaya Akui Perintahkan Baliho Habib Rizieq Diturunkan: Ada Aturannya, Ada Bayar Pajaknya

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved