Breaking News:

Berita Regional

Dua Bocah Hanya Bisa Menangis Ketakutan Lihat Aksi Jambret, Nyawa Sang Ibu Tak Terselamatkan

Saat mengendarai sepeda motor memboncengkan dua anak perempuannya, ia dipepet seorang jambret.

THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN
Ilustrasi jambret 

TRIBUNJATENG.COM - Masriati (48), seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, mengalami nasib nahas.

Saat mengendarai sepeda motor memboncengkan dua anak perempuannya, ia dipepet seorang jambret.

Kejadiannya pada Sabtu (21/11/2020) sore di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kelurahan Bina Widya.

Baca juga: Setyo Ditemukan Tewas di Rumah Kawasan Elit Semarang, Tetangga Takut karena Dijaga 2 Anjing

Baca juga: Status Pacar Tukang Bakso yang Kubur Kakak di Dubin Kontrakan Depok: Calon Istri Sultan

Baca juga: Kata Sang Kakak Sebelum Setyo Ditemukan Tewas di Rumah Kawasan Elit Semarang: Kena PHK

Baca juga: Selain Bergambar Rizieq Shihab di Kota Semarang, Satpol PP Juga Babat Baliho Ilegal 

Akibat insiden itu, korban tak bisa mengendalikan laju sepeda motornya dan langsung terjatuh ke aspal hingga helmnya terlepas.

Akibatnya, kepalanya terbentur di aspal dan korban saat itu langsung pingsan.

Dua anak korban yang diboncengkan saat itu hanya bisa menangis ketakutan.

Apalagi, saat ibunya pingsan itu pelaku masih kembali menghampiri mereka dan mengambil paksa tas milik ibunya tersebut yang berisi ponsel, uang tunai sebesar Rp 5 juta, dan surat kendaraan.

"Pelaku mengambil tas sandang ketika korban pingsan.

Pelaku langsung kabur, sementara kedua anak korban hanya bisa menangis dan ketakutan," sebut Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita, Sabtu.

Korban tewas di rumah sakit

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved