Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Dua Kementerian dan Enam BUMN Kebut Pengerjaan Fasilitas KIT Batang

Terdapat 12 pengerjaan infrastruktur di pembangunan fase pertama Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Budi Susanto
Kendaraan mengangkut material dalam pengerjaan fase pertama Kawasa Industri Terpadu (KIT) Batang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Terdapat 12 pengerjaan infrastruktur di pembangunan fase pertama Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang kini terus dikebut. 

Dua belas pengerjaan infrastruktur itu dikerjakan langsung oleh Kemenhub, KemenPUPR, Jasa Marga Semarang-Batang, PLN, PT KAI dan Konsersium KIT Batang

Diketahui pembangunan fase pertama KIT akan menggunakan luasan lahan mencapai 450 hektar, dari total luasan keseluruhan yang mencapai 4.300 hektar. 

Adapun KemenPUPR mengerjakan pembangunan jalan utama sepanjang 5,2 kilometer, jalan skunder menuju KIT sepanjang 11,4 kilometer yang direncanakan rampung Desember mendatang. 

Selain itu, pembangunan IPAL, suplai dan pengelolaan air, dan rumah susun, yang konstruksinya dimulai Januari 2021.

Untuk perluasan stasiun dan dry port, sudah dikerjakan konstruksinya oleh Kemenhub dan PT KAI Oktober lalu. 

KIT Batang juga akan dilengkapi pelabuhan yang akan dikerjakan Kemenhub pada 2021. 

Sementara terkiat jaringan listrik sudah dikerjakan PLN Oktober lalu, dan akses dari Jalan Tol Trans Jawa berupa simpang susun di kilometer 371+800, digarap oleh Jasa Marga Semarang-Batang yang ditargetkan rampung Maret 2021.

Ahmad Zaki, Pengawas Pelaksanaan Proyek dari Konsersium KIT Bantang, menjelaskan percepatan terus dilakukan dalam pengerjaan KIT fase pertama. 

"Kami targetkan tahun depan fase pertama sudah bisa ditempati, untuk itu berbagai fasilitas terus disiapkan. Fasilitas yang sudah 100 persen adalah marketing galeri, yang dikerjakan PT KIW, PT PP, dan PTPN 9," jelasnya, Sabtu (21/11/2020).

Dilanjutkannya, akan ada pembangunan jalur kereta komuter dan rumah susun untuk para pekerja di KIT Batang

"Akan ada rumah susun atau tower sebanyak 10 unit, satu tower berisi 400 kamar untuk pekerja. Nantinya juga ada kereta komuter untuk mengangkut para pekerja," ujarnya.  

Berbagai penyiapan infrastruktur itu juga sempat dipaparkan oleh Trimulyono, perwakilan PT Pembangunan Perumahan (PP) yang maenjadi Konsersium KIT Batang beberapa waktu lalu. 

Ia menjelaskan, meski mengalami sejumlah kendala terutama musim huja, namun pembangunan KIT fase pertama sesuai target, dan masih on the track. 

"Pembenasan kebun pohon karet seluas  23 hektar, luasan areal pembibitan 15 hektar, dan makam dengan luasan 1 hektar menjadi kendala dalam pengerjaan fase pertama. Namun hal itus sudah diatasi dan pengerjaan kembali dilanjutkan," paparnya beberapa waktu lalu. 

Ditambahkannya, untuk mempercepat pengerjaan pada fase pertama ratusan unit kendaraan berat disiapkan. 

"Untuk total unit kendaraan berat lengkap dengan berbagai peralatan pendudung pembangunan ada 543 unit, baik dari excavator, dump truck, hingga bulldozer," tambahnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved