Penanganan Corona

Pecah Rekor, Kasus Covid-19 di Sragen Tambah 55 Orang Dalam Sehari

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sragen mengalami kenaikan yang cukup banyak yakni 55 kasus dalam sehari per Jumat (20/11/2020)

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Bali
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sragen mengalami kenaikan yang cukup banyak yakni 55 kasus dalam sehari per Jumat (20/11/2020).

Angka tersebut merupakan rekor terbanyak kasus Covid-19 di Sragen dalam sehari. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto menyampaikan kasus ini tersebar di hampir kecamatan.

Kasus paling banyak dari Kecamatan Sragen dengan 7 kasus disusul Kecamatan Plupuh dengan enam kasus.

Baca juga: Aliansi Masyarakat Pemalang Lapor Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Ke Polda Jateng

Baca juga: Cari HP Harga di Bawah Rp 4 Jutaan? Ini Daftar Bulan November 2020

Baca juga: Setyo Ditemukan Tewas di Rumah Kawasan Elit Semarang, Tetangga Takut karena Dijaga 2 Anjing

Masing-masing lima kasus dari Kecamatan Masaran, Gemolong, Mondokan, Sumberlawang. Empat kasus dari Kecamatan Tanon.

Selanjutnya masing-masing empat kasus dari Kecamatan Karangmalang, Sambungmacan dan Kecamatan Gondang.

Dua kasus di Kecamatan Ngrampal, Kedawung dan Kecamatan Sidoharjo, dan satu kasus dari Kecamatan Tangen dan Kecamatan Sambirejo.

Hargi melanjutkan lima orang dinyatakan dirawat di rumah sakit, dua orang di RSUD dr. Moewardi Solo dan tiga orang dirawat di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen

Sementara itu selama satu pekan terakhir, setiap hari terjadi kasus kematian pasien Covid-19 baik simptomatik atau dengan gejala. 

Paling anyar pasien meninggal dunia kemarin, almarhum ialah SHW (69) asal Kecamatan Gemolong. SHW meninggal dunia di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Jumlah kasus kematian pasien terkonfirmasi Covid-19 per Jumat mencapai 50 orang. Sementara pasien positif Covid-19 mencapai 1.175 orang.

Dengan rincian, 871 pasien sudah dinyatakan sembuh, 50 orang meninggal dunia. Sementara 254 orang sedang menjalani perawatan dengan 184 Asimptomatik dan 70 Simptomatik.

"Selain itu pasien yang dinyatakan sembuh ada 23 pasien dalam sehari. Sembuh paling banyak dari Kecamatan Sragen sebanyak enam disusul Kecamatan Sumberlawang lima orang," kata Hargi.

Hargi terus menghimbau agar warga masyarakat jangan panik namun tetap waspada. Melakukan PHBS, rajin cuci tangan, menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved