Breaking News:

Berita Karanganyar

SAR Karanganyar Menerima Banyak Aduan Warga Terkait Ular Sejak Dua Bulan Terakhir

SAR Karanganyar menerima banyak aduan dari warga adanya ular masuk rumah atau ruangan sejak dua bulan terakhir.

Istimewa
Anggota SAR saat menangkap ular di Kantor Inspektorat Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - SAR Kabupaten Karanganyar menerima banyak aduan dari warga adanya ular masuk rumah atau ruangan sejak dua bulan terakhir.

Komandan Markas SAR Karanganyar, Arif Sukro Yunianto menyampaikan, jumlah aduan itu meningkat apabila dibanding dengan beberapa bulan sebelumnya. Laporan adanya ular masuk rumah kebanyakan berada di wilayah perkotaan, baik itu perumahan dan permukiman padat penduduk. Seperti Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Colomadu, dan Jaten.

"Mulai banyak itu September-November 2020. Ada 10 lebih laporan dari warga. Kalau sebelumnya, paling satu atau dua kali. Ada di perumahan dan permukiman padat. Kemarin juga habis menangkap ular di Kantor Inspektorat," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (21/11/2020). 

Menurutnya, banyaknya aduan dari warga itu lantaran saat ini sudah selesai masa inkubasi atau telur ular waktunya menetas. Biasanya masa inkubasi itu sekitar dua bulan. 

"Jenisnya ada kobra, weling, lanang sapi. Ada yang kami lepaskan dan ada yang kami serahkan ke petugas Damkar. Kan saat menangkap juga ada dari Damkar. Tergantung jenis ularnya," ucapnya. 

Sukro, sapaan akrabnya, mengimbau kepada masyarakat supaya menjaga kebersihan lingkungan rumah serta menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Pasalnya, tumpukan barang kerap menjadi sarang tikus dan itu berpotensi memancing ular. 

"Ketika warga mendapati ular, kalau berani menangkap ya silahkan. Kalau tidak, bisa menghubungi SAR atau Damkar Karanganyar," Jelasnya. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved