Berita Tegal
Wali Kota Dedy Yon Ajak Fatayat NU Jadi Pelopor Protokol Kesehatan
Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tegal mengadakan Konferensi Cabang dengan tema 'Memperkokoh Eksistensi dan Kemandirian Kader untuk Indonesia' di Ged
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tegal mengadakan Konferensi Cabang dengan tema 'Memperkokoh Eksistensi dan Kemandirian Kader untuk Indonesia' di Gedung DPC NU Kota Tegal, Sabtu (21/11/2020).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Ketua Pengurus Wilayah Fatayat NU Jawa Tengah Tazkiyyatul Muthmainnah.
Dalam sambutannya, Dedy Yon mengingatkan, bahwa pandemi virus corona atau Covid-19 belum berakhir.
Baca juga: Deretan HP Harga di Bawah Rp 3 Juta Bulan November 2020
Baca juga: TNI Copot Baliho Rizieq, PA 212: Terimakasih, Kami Sangat Terbantu
Baca juga: Ricky Yacob Meninggal Terkena Serangan Jantung Saat Bermain Bola di Senayan
Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Romli Mubarok Anggota DPRD Jateng Fraksi PKB Meninggal
Ia berharap, kader-kader Fatayat NU dapat memelopori untuk tertib protokol kesehatan.
Hal itu dapat dicontohkan dengan menggelar acara sederhana yang diikuti peserta terbatas.
Ia mengatakan, jangan sampai ada kerumunan massa yang dikhawatirkan menjadi tempat penyebaran Covid-19.
"Pejabat publik, tokoh masyarakat, tokoh ulama, dan seluruh elemen masyarakat, harus menjadi contoh yang baik. Jangan sampai mengumpulkan massa besar yang berpotensi menjadi kerumunan," kata Dedy Yon kepada tribunjateng.com.
Dedy Yon juga berharap, Fatayat NU Kota Tegal dapat menciptakan kader-kader yang terbaik.
Pengurus yang sedang menjabat harus mencetak generasi penerus yang lebih baik.
"Pemimpin organisasi yang baik itu harus bisa mencetak kader lebih baik dari sebelumnya," ungkapnya.
Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Tazkiyyatul Muthmainnah mengatakan, kesehatan di masa pandemi Covid-19 menjadi suatu hal yang sangat berharga.
Untuk itu, ia selau mengingatkan kader-kader Fatayat NU di wilayah Jateng untuk menerapkan protokol kesehatan.
Tazkiyyatul mengatakan, Fatayat NU di masa pandemi Covid-19 memang sudah mengurangi kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa.
Hal itu menjadi upaya untuk menekan angka Covid-19 di Jawa Tengah.
Ia mengatakan, Fatayat NU bole melangsungkan kegiatan namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Hari ini yang harus kita tanamkan di benak kita adalah waspada. Dengan kewaspadaan itu, kita saling menjaga. Fatayat NU jangan sampai abai dengan protokol kesehatan," pesannya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wali-kota-tegal-dedy-yon-supriyono-memberikan-arahan-dalam-konferensi-cabang-fatayat-nu-kota-tegal.jpg)