Breaking News:

Pilkada Blora 2020

KPU Blora Temukan 52 Surat Suara Pilkada Rusak

Ada 52 surat suara pada Pilkada Blora 2020 yang rusak. Hal itu diketahui setelah dilakukan sortir saat pelipatan surat suara.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Sejumlah pekerja tengah melipat surat suara Pilkada Blora 2020 di gudang KPU Blora di Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Ada 52 surat suara pada Pilkada Blora 2020 yang rusak.

Hal itu diketahui setelah dilakukan sortir saat pelipatan surat suara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora mengatakan, 52 surat suara dinyatakan rusak dan 718.519 surat suara dalam kondisi baik.

Baca juga: Janda Cantik PNS Kepergok Warga Mesum di Kamar Bersama Mantan Suami Sudah Beristri

Baca juga: Viral Kisah Pemuda Disabilitas Warga Kebumen Nikahi Wanita Pujaannya

Baca juga: Rossa Sebut Ari Lasso Hobi Adu Domba Orang: Aku Takut Judika dan Anang Berantem

Baca juga: Komentar Pedas Letjen TNI Purn Agus Widjojo: Harus Ada yang Berani Lawan Habib Rizieq

Kerusakan surat suara telah dikirim ke KPU RI untuk ditukar ke percetakan. 

"Yang rusak ada noda tinta dan ada yang sobek. Yang usak sudah kami kirimkan, tunggu saja nanti datangnya.

Sementara yang kondisi baik kami simpan di gudang sebelum nanti kami droping ke TPS," kata Khamdun, Senin (23/11/2020).

Sebelumnya, dalam pelipatan pihaknya melibatkan sedikitnya ada 100 pekerja. Mereka mendapat upah per surat suara Rp 65.

Kemudian, untuk logistik yang saat ini sudah datang dan disimpan di gudang KPU yakni berupa kotak suara, surat suara, alas dan alat coblos.

Kemudian untuk logistik lainnya yang belum tiba di antaranya formulir, sampul, dan alat bantu tunanetra.

Berhubung Pilkada ini digelar di tengah pandemi, dibutuhkan alat pelindung diri (APD) untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Di antara yang sampai saat ini masih belum tiba yakni baju hazmat, thermogun, masker, dan sarung tangan latek.

"Untuk APD pengadaan oleh KPU RI, kami hanya menunggu," tandasnya. (goz)

Baca juga: Progres Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal Sudah Capai 62 Persen

Baca juga: Klaster Keluarga Masih Mendominasi, Tavip Minta Isolasi di Rumah Dinas Saja Agar Mudah Dipantau

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Salatiga Bakal Tambah Ruang Isolasi Pasien

Baca juga: Pasangan Menikah di Kudus Diminta Buat Izin Tertulis dan Dilarang Gelar Panggung

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved