Berita Regional

Bahar Bin Smith Tolak Pemeriksaan Kasus Aniaya Ojek Online, Berkas Segera Dibawa Ke Kejaksaan

Habib Bahar bin Smith menolak dimintai keterangan penyidik terkait penganiayaan seorang sopir ojek online.

Editor: m nur huda
Istimewa
Habib Bahar bin Smith sata keluar Lapas memakai baret merah. 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith menolak dimintai keterangan penyidik terkait penganiayaan seorang sopir ojek online.

Seperti diketahui, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar memeriksa Bahar bin Smith setelah mengantongi izin Dirjen Pas.

Pemeriksaan dilakukan di Lapas Gunung Sindur.

"Dia menolak diambil keterangan. Penyidik melakukan pemeriksaan sebagai tersangka," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Pattopoi ditemui di Mapolda Jabar, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Koopssus TNI Gelar Latihan Uji Kesiapsiagaan dari Ancaman Aksi Terorisme di Pelabuhan Tanjung Priok

Baca juga: Sejarah Singkat Hari Guru hingga Diperingati Tiap 25 November, Berkaitan dengan Kongres di Solo

Baca juga: Surya Paloh Dinyatakan Positif Covid-19, Partai Nasdem: Keadaannya Stabil DIrawat di RSPAD

Baca juga: Selebgram Millen Cyrus Dimasukan Dalam Sel Pria Sesuai Data KTP

Bahar bin Smith kembali dijadikan tersangka dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap pengemudi ojek online.

Laporan diterima polisi pada 4 September 2018 lalu.

Tak hanya menolak pemeriksaan, Bahar juga meminta untuk bertemu di pengadilan.

Karenanya, penyidik membuatkan berita acara penolakan.

"Makanya kita buatkan berita acara penolakan, berkas tetap dikirim ke jaksa," ucapnya.

Penyidik pun sesegera mungkin mengirimkan berkas kasus tersebut ke kejaksaan.

"Mungkin minggu depan dilimpahkan ke kejaksaan," ucapnya.

Meski pihak Bahar mengkalim bahwa perkara ini sudah diselesaikan dengan damai, namun pihak Ditreskrimum Polda Jabar belum menerima surat damai tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Bahar Bin Smith Tolak Pemeriksan soal Penganiayaan Ojek Online"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved