Breaking News:

Trump Terima Proses Transisi Kekuasaan, Biden: Pilpres Sudah Selesai

Presiden terpilih AS, Joe Biden mengatakan, pemilu telah selesai, setelah Donald Trump menerima pemindahan kekuasaan ke pemerintahan baru bisa dimulai

Editor: Vito
AFP/ROBERTO SCHMIDT
Joe Biden, Presiden Terpilih Amerika Serikat 

WASHINGTON DC, TRIBUN - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengatakan, pemilu telah selesai, setelah Donald Trump menerima bahwa pemindahan kekuasaan ke pemerintahan baru bisa dimulai.

"Saatnya untuk mengesampingkan keberpihakan dan retorika saling menjelekkan satu sama lain. Kita perlu bersatu," kata Biden dalam cuitannya, Selasa (24/11).

Sebelumnya, Donald Trump mengatakan, dirinya merekomendasikan sebuah lembaga federal melakukan apa yang perlu ditempuh terkait dengan transisi kekuasaan, meski berkeras akan terus menentang hasil Pilpres AS.

Seraya berikrar untuk meneruskan pertarungan, Trump berkata, "Bagaimanapun, demi kepentingan terbaik bagi negara kita, saya merekomendasikan kepada Emily (pejabat GSA-Red) dan timnya untuk melakukan apa yang perlu ditempuh terkait dengan protokol awal, dan saya telah menginstruksikan kepada tim saya untuk melakukan hal serupa."

Lembaga General Services Administration (GSA) menyatakan telah mengakui Biden sebagai pemenang yang jelas. Hal itu mengemuka setelah kemenangan Biden di Negara Bagian Michigan telah diresmikan.

Trump merilis cuitan setelah GSA, yang secara resmi ditugasi mengawali transisi kepresidenan, menginformasikan tim Biden bahwa proses akan dmulai.

Emily Murphy selaku pejabat GSA, yang dipilih Trump, mengatakan, dirinya membuka akses dana sebesar 6,3 juta dollar AS (Rp 89,7 miliar) kepada presiden terpilih.

Emily mengaku, dirinya tidak mendapat tekanan dari Gedung Putih perihal keputusannya. "Perlu diperjelas, saya tidak menerima perintah apapun untuk menunda keputusan saya," sebutnya dalam surat kepada Biden.

"Akan tetapi, saya mendapat ancaman melalui daring, telepon, dan surat perihal keselamatan saya, keluarga saya, staf saya, dan bahkan hewan peliharaan saya dalam upaya memaksa saya membuat keputusan ini secara prematur. Walau dihadapkan pada ribuan ancaman, saya tetap berkomitmen menegakkan hukum."

"Keputusan hari ini adalah langkah yang diperlukan untuk mulai menangani berbagai tantangan yang dihadapi bangsa kita, termasuk mengendalikan pandemi dan mengembalikan ekonomi kita pada jalurnya," sebut tim Biden dalam pernyataan resmi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved