Breaking News:

PSIS Semarang

Manajemen PSIS Rencana Rapat dengan Pelatih Sebelum Persiapan Jelang Lanjutan Liga 1 2020/2021

PSIS Semarang berencana bakal mengadakan rapat terlebih dahulu sebelum memulai persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 2020 yang kabarnya akan dilanjutk

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL
GM PSIS Semarang Wahyu "Liluk" Winarto (TRIBUNJATENG.COM/FRANCISKUS ARIEL) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang berencana bakal mengadakan rapat terlebih dahulu sebelum memulai persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 2020 yang kabarnya akan dilanjutkan kembali Februari 2021 mendatang.

Pihak manajemen tim kebanggan masyarakat Jawa Tengah tersebut memilih untuk tidak gegabah melakukan persiapan.

Dibanding dengan klub Liga 1 lainnya, sejumlah tim justru dikabarkan akan segera kembali mengumpulkan pemainnya dalam waktu dekat ini semisal Persikabo, Bhayangkara FC, dan Persib Bandung.

"Kita belum mulai persiapan, masih menunggu keputusan resmi dulu sajalah dari LIB atau PSSI.

Kita sudah bonyok kemarin dua kali kompetisi gagal dilanjutkan kembali," kata Liluk kepada Tribunjateng.com, Minggu (29/11/2020).

"Memang kalau sudah pasti, tentunya kita akan rapatkan dulu dengan manajemen dan official," tambahnya.

Lebih lanjut, Liluk menerangkan, pada saat mengadakan rapat pihaknya bakal mengajak tim pelatih dan official untuk menentukan langkah yang tepat menghadapi rencana kelanjutan kompetisi. termasuk juga mengenai program latihan.

"Karena terkait persiapan. yang bagusnya bagaimana kan kita tidak tahu.

Yang tahu pelatih dan official, bagaimana persiapan yang bagus dengan waktu yang mepet ini," ucapnya.

Jika berpatokan kompetisi akan kembali dilanjutkan Februari tahun depan, artinya PSIS hanya memiliki sisa waktu dua bulan persiapan.

Topik pembicaraan lain yang akan disampaikan ketika rapat, lanjut Liluk, pihak manajemen akan menyampaikan kesulitan manajemen sehingga persiapan juga kemungkinan akan berlangsung singkat.

"Tentunya nanti kesulitan-kesulitan dari manajemen kita sampaikan ke pelatih. Supaya ada jalan keluarnya sama-sama," katanya.

Adapun sejauh ini, Liluk menyebut pelatih kepala Mahesa Jenar, Dragan Djukanovic masih berada di Serbia.

Pelatih berusia 50 tahun tersebut kabarnya akan diberi kabar kapan bisa kembali ke Indonesia pasca sudah ada kepastian soal agenda persiapan dari manajemen.

"Coach Dragan masih menunggu kabar dari kita. Sejauh ini belum ada info," pungkasnya. (arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved