Breaking News:

Liga 1

Berikut Harga dan Spesifikasi Jersey Ketiga PSIS Semarang Warna Hitam

Salah satu sponsor yang mendukung PSIS Semarang dibidang perlengkapan seragam, yakni Riors baru-baru ini merilis jersey ketiga PSIS musim ini.

Istimewa
Riors merilis jersey ketiga PSIS warna hitam 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Salah satu sponsor yang mendukung PSIS Semarang dibidang perlengkapan seragam, yakni Riors baru-baru ini merilis jersey ketiga PSIS.

Masih dengan konsep yang sama dengan dua musim sebelumnya, jersey ketiga yang dirilis musim ini sama-sama berwarna hitam.

Bedanya, jersey ketiga kali ini diklaim dibalut teknologi dan bahan terbaru hasil riset tim internal Riors sejak awal tahun.

Namun, diluar hal itu, mengapa Riors baru meluncurkan jersey ketiga di masa kompetisi sedang mandek sekarang ini?

Bussines Developers Riors, Francisco Dama menjelaskan alasan pihaknya merilis jersey ketiga PSIS baru sekarang ini sebab sebagai brand apparel yang mensponsori klub Liga 1, pihaknya berkomitmen tetap menjalankan apa yang harus dipenuhi.

"Meskipun saat ini kompetisi berhenti karena terkendala Covid-19.

Kami tetap menjalankan tanggung jawab kami.

Tetap profesional mau ada bola atau tidak ada kami tetap menjalankan kewajiban yang harus didapat tim tersebut," kata Niko sapaan akrabnya kepada Tribunjateng.com, Senin (30/11/2020).

Adapun harga dari jersey terbaru PSIS tersebut dibanderol harga Rp 650 ribu untuk versi full sponsor dan Rp 599 ribu untuk versi tanpa sponsor. 

Harga tersebut dikatakan Niko pantas dengan kualitas yang diberikan.

"Kami sudah dari awal tahun meriset baju ini. Memang ada penerapan teknologi baru. Sekarang kami pakai teknologi dry nier.

Dari bahan kain, pola, eksekusi-eksekusi bajunya.

Contohnya baju ini menggunakan embrodery dan bahan-bahan logo sponsor semuanya hasil riset terbaru.

Makanya bisa dimarket harganya sampai 600 ribuan," terangnya.

Sejauh ini, Riors hanya memproduksi tak kurang dari 300 item jersey ketiga.

Tentu angka ini sangat terbatas. Niko menyebut, hal tersebut sekaligus bisa menjadi kenangan bagi pembeli.

Memang dari awal limited. karena kita melihat momen tidak ada kompetisi.

Ke depannya bisa jadi baju kenangan. Karena kejadian ini tidak terjadi setiap tahun.

Jadi biar orang tetap ingat, mengingat history bahwa baju ini diproduksi sempat ada kendala (Kompetisi terhenti).

Ada nilai jual dan valuenya," beber Niko.

"Saat ini dipasarkan tidak lebih dari 300 item.

Dan saat ini stoknya mulai menipis.

Karena beberapa hari belakangan ini lumayan tinggi peminatnya," ucapnya.

Apakah ke depan akan dilakukan restock?

"Kalau restock kami melihat situasi ke depan.

Kalau kompetisi lanjut dan peminatnya masih banyak, bisa kami restock.

Tapi diutamakan limited.

Biar mereka-mereka yang punya bisa punya kesan," pungkasnya.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved