Breaking News:

Penanganan Corona

Istri Bupati Demak Meninggal Karena Covid-19, Pendopo Pemkab Dikosongkan 14 Hari

Suntari, istri Bupati Demak H. M. Natsir, meninggal dengan status positif Covid-19.  Beliau meninggal di Rumah Sakit Telogorejo, Semarang, Senin

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/M yunan Setiawan
Sekda Demak Singgih Setyono saat memberikan keterangan kepada awak media terkait meninggalnya Suntari, istri Bupati Demak H. M Natsir. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Suntari, istri Bupati Demak H. M. Natsir, meninggal dengan status positif Covid-19. 

Beliau meninggal di Rumah Sakit Telogorejo, Semarang, Senin (30/11/2020).

Sekda Demak Singgih Setyono mengatakan, pasca meninggalnya istri bupati Demak karena Covid-19, area Pendopo Pemkab Demak disterilisasi.

Baca juga: Kepala Dinas Kesehatan Temanggung Terpapar Covid-19, 30 Pegawai Dilakukan Tes Swab

Baca juga: Kasus Covid-19 Harian di Jateng Tertinggi Se-Indonesia? Pemprov: Berbeda Jauh dari Data Kami

"Iya, betul. Hari ini langsung kami adakan spraying, kami sterilisasi. Untuk sementara waktu kita kosongkan dan untuk kegiatan kita pindahkan," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Senin, (30/11/2020).

Dia menyampaikan, Pendopo Pemkab Demak untuk sementara akan dikosongkan selama 14 hari.

Singgih mengatakan, pihaknya akan memperketat protokol kesehatan.

Termasuk di area pemerintahan atau di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Untuk kawan-kawan jangan salah paham begitu masuk ke OPD kami. Nanti akan kami lalukan termogun, akan dilakukan pemeriksaan protokol sangat ketat," tandasnya.

Untuk diketahui, Suntari, istri Bupati Demak H. M. Natsir, meninggal dengan status positif Covid-19. 

Suntari meninggal di Rumah Sakit Telogorejo, Semarang, Senin (30/11/2020).

Ibu dari dua anak ini telah dimakamkan di Makam Sentono Ratu, Demak, sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi.(yun)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved