Berita Semarang
Terminal Tipe A Mangkang Semarang Telah Direhab, Siap Beroperasi 2021 Kotak Masuk
Terminal Tipe A Mangkang Semarang telah dilakukan rehabilitasi oleh Kemenhub dan siap beroperasi pada 2021.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terminal Tipe A Mangkang Semarang telah dilakukan rehabilitasi oleh Kementrian Perhubungan dan siap beroperasi melayani penumpang pada 2021. Terminal Mangkang dibangun dengan anggaran Rp 40 miliar berkonsep new terminal experience.
SesDitjen Perhubungan Darat Kemenhub, Marta Hadisarwono mengakui, beberapa terminal di Indonesia masih kurang optimal dalam melayani masyarakat. Melihat keadaan fisik terminal yang kurang terawat, pihaknya pun berkomitmen merehabilitasi 34 terminal di Indonesia. Enam telah selesai direhab, satu diantaranya Terminal Mangkang Semarang.
"Kam meningkatkan kapasitas dan kondisi terminal untuk pelayanan masyarakat lebih baik. Ada yang lebih penting yaitu manfaat sosial dan ekonomi," kata Marta saat menghadiri Investor Gathering di Terminal Mangkang Semarang, Selasa (1/12/2020).
Menurutnya, kondisi Terminal Mangkang yang saat ini sudah bagus akan memberikan multiplier effect atau banyak efek apabila dikelola dengam baik. Pihaknya pun mempersilakan investor untuk mengelola atau menyewa ruang-ruang yang ada di Terminal Mangkang.
Pihaknya ingin membentuk ekosistem baru yang dapat meningkatkan perekonomian di terminal dan sekitarnya.
"Investor atau UMKM bisa berpartisipasi disini. Kami harpanan disini tidak hanya aktivitas yang memakai jasa transportasi. Apabila ada minimarket, pusat perbelanjaa, masyarakat akan datang. Ini multiplier effect," ujarnya.
Dia juga berharap pemerintah daerah juga turut mendukung pembentukan multiplier effect sehingga perekonomian di Semarang akan semakin meningkat.
Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub, Muhammad Rizal Wasal menambahkan, pihaknya berupaya menghidupkan kembali terminal seiring dengan pembangunan infrastruktur tol. Dengan konsep kepengusahaan, terminal tidak hanya sebagai tempat berlabuhnya transportasi melainkan juga perputaran ekonomi.
"Sudah adanya tol, peluang itu yang kami tangkap. Nanti terminal akan ramai berjualan, nyari hiburan, dan lain-lain. Konsep itu, Pemda punya kewajiban hidupkan angkutan umum," terangnya.
Terkait dengan masih adanya terminal bayangan dimana itu menjadi tempat berhentinya bus, pihaknya akan segera merapatkan dan berkoodinasi agar seluruh bus nantinya bisa masuk ke terminal.
Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kota Semarang, Budi Prakoso menyambut baik direhabnya Terminal Mangkang. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pelaku UMKM Semarang untuk memanfaatkan peluang di Terminal Mangkang.
Dalam perencanaan jangka panjang, pihaknya juga berupaya Mangkang menjadi simpul transportasi dengan dibangunnya Toll Semarang Demak dan Harbour Toll Semarang-Kendal.
"Kami kembangkan outer ring road. Toll Semarang - Demak sudah konstruksi. Harbour Toll Semarang-Kendal sudah lelang badan usaha," sebutnya.
Dia nerharap, ke depan pelayanan transportasi akan semakin baik. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut juga semakin meningkat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mangkang-direhab.jpg)