Breaking News:

Berita Batang

Uang Saku Perjalanan Dinas Disunat 50 Persen, Anggota Dewan & Pejabat Harus Kencangkan Ikat Pinggang

Tak main-main pemangkasan akomodasi perjalanan dinas yang akan diberlakukan tahun depan itu mencapai 50 persen

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Aksi dari dari massa Aliansi Batang Bergerak di depan gedung DPRD Kabupaten Batang, dalam penolakan Omnibuslaw beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Lewat Perpres Nomor 33 Tahun 2020, yang mengatur standar harga satuan regional, uang saku harian perjalanan dinas angota DPR dan pejabat pemerintahan akan dipangkas. 

Tak main-main pemangkasan akomodasi perjalanan dinas yang akan diberlakukan tahun depan itu mencapai 50 persen. 

Hal itu akan diterapkan di seluruh daerah yang ada di Indonesia tanpa pengecualian. 

Nomilan uang saku harian perjalan dinas juga sudah dirinci dalam Perpres Nomor 33 Tahun 2020. 

Di Jateng contohnya, uang saku harian untuk perjalnan dinas luar kota hanya Rp 370 ribu. 

Sedangkan untuk perjalanan dalam kota atau daerah Rp 150 ribu, dengan ketentuan perjalan tersebut lebih dari 8 jam. 

Jika perjalanan dinas dalam kota atau daerah kurang dari 8 jam, maka anggota DPR atau pejabat pemerintahan tidak akan mendapat uang saku harian. 

Keluarnya Perpres tersebut, ditanggapi oleh sejumlah anggota DPR dan pejabat struktural di beberapa daerah. 

Lewat Perpres tersebut, mau tak mau anggota dewan dan pejabat pemerintahan bersiap mengencangkan ikat pinggang saat melakukan perjalanan dinas. 

"Sebelumnya uang saku harian untuk perjalanan dinas luar kota hampir Rp 700 ribu, tapi dalam Perpres menjadi Rp 370 ribu. Ya ada penysusutan 50 persen," kata Sekertaris Dewan DPRD Kabupaten Batang, Agus Jaelany kepada Tribunjateng.com melalui sambungan telpon, Selasa (1/12/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved