Breaking News:

Berita Pekalongan

8 Hari Jelang Pilkada, Ribuan Surat Suara Pilkada di Kabupaten Pekalongan Rusak

Delapan hari menjelang Pilkada, KPU Kabupaten Pekalongan menemukan ribuan surat suara rusak.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Delapan hari menjelang Pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan menemukan ribuan surat suara rusak untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pekalongan yang rusak.

Bukan hanya itu, juga masih terdapat kekurangan surat suara yang mencapai ribuan.

Surat suara yang rusak dan kurang itu ditemukan setelah KPU, melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara.

Hal itu diungkapkan Sekretaris KPU Kabupaten Pekalongan Sri Wilujeng kepada Tribunjateng.com.

"Ribuan surat suara yang rusak itu bervariasi di antaranya sobek, ada noda tinta di kotak gambar salah satu paslon, dan gambar paslon blur," ungkap Sri

Sri menyebutkan, total ada 2.326 lembar surat suara rusak. Selain karena rusak, ternyata jumlah surat suara yang dikirim oleh perusahaan percetakan kurang.

"Kekurangan pengiriman ini mencapai 3.533 lembar. Hal itu kami ketahui setelah proses penyortiran surat suara beberapa waktu lalu," katanya.

Pihaknya menjelaskan, kebutuhan surat suara untuk Pilbup Pekalongan sebanyak 739.726 lembar.

KPU kini tengah mengebut dan mengejar untuk menutup kekurangan surat suara itu. Sebab, pemungutan suara (pencoblosan) dilaksanakan 9 Desember 2020 nanti.

"Jadi, delapan hari jelang pencoblosan ini kami masih kekurangan 5.859 lembar surat suara."

"Sementara soal kekurangan pengiriman surat suara, KPU sudah menghubungi pihak perusahaan percetakan. Kabarnya hari ini sudah mulai dikirim," jelasnya.

Kemudian, terkait ribuan surat suara yang rusak rencananya akan dimusnahkan. "Surat suara yang rusak akan kami musnahkan," tambahnya. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved