Breaking News:

Liga 1

Dragan Djukanovic Pasrah, Persiapan PSIS Semarang Mepet Jelang Liga 1 2020/2021

Pelatih PSIS Semarang Dragan Djikanovic mengaku pasrah dengan segala keputusan yang dikeluarkan manajemen Mahesa Jenar.

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Dragan Djukanovic 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang Dragan Djikanovic mengaku pasrah dengan segala keputusan yang dikeluarkan manajemen Mahesa Jenar terkait persiapan jelang lanjutan kompetisi Liga 1 2020/2021 yang menurut kabar akan dilanjutkan kembali Februari tahun depan.

Dragan mengatakan hal itu berkaitan dengan penjelasan manajemen Mahesa Jenar kepadanya perihal kondisi keuangan klub.

Meski sebetulnya ia menginginkan latihan berlangsung jauh-jauh hari yakni minimal enam hingga tujuh pekan sebelum kompetisi, mau tidak mau ia harus mengalah.

Dengan begitu, konsekuensinya adalah skuad Mahesa Jenar kemungkinan akan menjalani persiapan kompetisi yang cukup mepet.

"Kami sudah membicarakan beberapa rencana. Kami berbicara tentang pramusim dan banyak hal lainnya," kata Dragan kepada Tribunjateng.com, Rabu (2/12/2020)

"Ini masalah ekonomi yang besar jadi kami perlu mempersiapkan tim dengan anggaran kami. Anggarannya kecil. Ini akan sangat sulit," kata Dragan.

Dragan mengaku belum mengetahui kapan kemungkinan PSIS memulai persiapan. Namun sebagai solusi mengatasi persiapan mepet, Dragan berencana akan memadatkan program.

"Kami harus bekerja sangat keras. Waktu yang sangat singkat untuk persiapan. Ada banyak masalah. Tapi selangkah demi selangkah kami akan membuatnya Kerja! kerja! dan kerja!," tegasnya.

Belajar dari pengalaman pada September lalu, kala itu PSIS melakukan persiapan sekitar 30 hari jelang rencana kompetisi yang bakal bergulir pada 1 Oktober. Sayang, persiapan serius berakhir sia-sia karena kompetisi akhirnya kembali ditunda. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved