Breaking News:

Berita Pekalongan

Hari Ini 172 Pengawas TPS Reaktif Covid-19 di Tes Swab

Sebanyak 172 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kabupaten Pekalongan yang reaktif Covid-19 dilakukan tes swab.

IST
Ilustrasi. Pengambilan sampel tes swab di Temanggung 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 172 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kabupaten Pekalongan yang reaktif Covid-19 dilakukan tes swab.

Koordinator Divisi organisasi dan sumber daya manusia (OSDM) Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Anis Kurlia saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan, ratusan pengawas TPS yang reaktif pada saat dilakukan rapid tes hari ini melakukan tes swab di rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC) Wonokerto.

Menurutnya, Bawaslu Kabupaten Pekalongan sudah menyiapkan pengawas di tiap TPS sebanyak 2.163 pengawas.

"Karena pengawasan ini tidak hanya mengawasi tahapan Pilkada tapi juga protokol kesehatan, maka pengawasnya juga sudah melakukan rapid test."

"Dari 2.163 yang melakukan rapid tes, ada 172 orang yang hasilnya reaktif dan hari ini dilakukan tes swab," kata Anis.

Kemudian dari 172 pengawas TPS yang hasilnya reaktif saat rapid tes, paling banyak pengawas Kecamatan Wonopringgo yang reaktif.

"Yang reaktif ini hampir merata di tiap kecamatan. Paling banyak di Kecamatan Wonopringgo ada 14 orang. Kondisi mereka sehat semua," imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, jika dari hasil swab test nanti mereka terkonfirmasi Covid-19 maka akan diganti.

"Jika nanti positif akan diganti yang baru. Penggantinya diambil dari urutan berikutnya. Jika tidak ada, diambil dari TPS lain, dan jika tidak ada juga maka diambilkan dari desa lain," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 2.163 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di Pilkada Kabupaten Pekalongan, menjalani rapid tes Covid-19.

Rapid tes ini dilakukan untuk memastikan, seluruh PTPS dalam keadaan bebas virus corona dan bisa menjalankan tugas pengawal pemilu nantinya.

Koordinator Divisi organisasi dan SDM Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Anis Kurlia mengatakan, rapid test Covid-19 ini dilakukan setelah seluruh PTPS sudah diambil sumpah jabatannya oleh Bawaslu Kabupaten Pekalongan.

"Semua PTPS kita wajibkan untuk mengikuti rapid tes mulai hari ini, tujuannya mencegah klaster baru penyebaran Covid-19 pada pelaksanaan pilkada tahun 2020 di Kabupaten Pekalongan," kata Anis saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Selasa (24/11/2020) sore.

Menurutnya, pelaksanaan rapid tes dilaksanakan selama dua hari di RSUD Kajen. "Rapid tes dimulai sejak hari (Selasa) dan Rabu (25/11/2020)," ujarnya.

Apabila ada PTPS yang dinyatakan reaktif, sesuai prosedur harus mengikuti tes swab. "Kalau ada yang reaktif, harus ikut tes swab dan untuk jadwal swabnya nunggu dari dinkes," imbuhnya. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved